Afrika… Benua Yang Terlupakan

Bissmillah….

Semoga Allah ridho dengan apa yang tertulis di secarik kertas putih ini…………

 

Wajah Manis Saudaraku Berlapis Duka

Layar monitor itu menampilkan foto-foto saudaraku di Afrika. Seorang bocah kurus yang berada dalam dekapan ibunya. terbaring lemah dengan senyum gigi putihnya yang cemerlang. Menatap tegas kearah kamera. Seakan ingin menunjukan kepada dunia tentang mereka.

…” Ini Kisah tentang Kami…

Bocah Afrika kulit hitam yang kurus namun perut tetap membuncit karenamenderita busung lapar. Kami masih bisa tersenyum…dunia.! Tangan kecil ini akan merengkuh kebahagian. Kami dijanjikan oleh Sang Pemilik Janji yang paling Hakiki yang tak akan pernah melanggar Janji. Kami takkan selalu menderita. Tiap penderitaan kami akan terbayar. Kelak jika tidak di dunia indah penuh kesemuan ini terbayar maka kami akan mendapatkannya di dunia yang tak akan pernah punah karena derita kelaparan, pembunuhan, korupsi dan keserakahan.

Ingatkah…akan sahabat Rasulullah Bilal bin Rabah ? Yang demi mempertahankan aqidahnya rela disiksa dengan dijemur ditengah matahari terik dengan batu besar yang dihimpitkan di dadanya. Tiada yang keluar dari mulutnya kecuali..Ahad, Ahad! Allah yang Satu…,Allah Yang Satu…!

Sahabat yang kukagumi keistiqomahannya. Entah kenapa, saat melihat bocah-bocah Afrika itu aku tiba-tiba teringat akan sosoknya. Yang ketika masjid Nabawi selesai dibangun, dialah yang pertama kali mengumandangkan azan. Dengan suaranya yang merdu, atas permintaan Rasullah…Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat atasNya, dan orang-orang berkumpul dan kemudian sholat.

Akankah Bilal-Bilal muda lahir dari ibu-ibu Afrika yang begitu teguh dan sabar dengan penderitaannya ?

Afrika …benua yang katanya mengandung emas dan intan. Daerah yang diperebutkan Belanda dan Inggris hingga harus ada batasan wilayah Inggris dan Belanda.

Benua hitam..,hanya karena mayoritas penduduknya adalah orang-orang negro dengan rambut keriting dan peradaban terbelakang. Lekat dengan dunia mistik, voodoo, mantra, dukun. Masih sangat tertinggal dengan teknologi dan senantiasa dilanda perang saudara. Perang kekuasaan antar suku, berebut menjadi pemimpin. Pemimpin tanah berdebu..tanpa mempertimbangkan betapa banyak darah yang tertumpah, betapa banyak anak-anak yang kehilangan ayah. Isteri yang ditinggal mati oleh suaminya, seorang adik perempuan yang tak tahu dimana keberadaan kakak laki-lakinya, paman yang tak tahu dimana keponakannya.

Duniakah yang kejam..? Atau nafsu kekuasaan yang tak tahu diri ? Begitu banyak yang hilang untuk mendapatkan yang tidak pasti…sangat absurd…melenakan namun tidak nyata.

Sementara generasi penuh harapan yang dengan siap menyongsong masa depan kini hidup beralaskan kulit dan sedikit daging karena asupan gizi yang tak memadai. Jangan salahkan mereka jika tak bisa membangun bangsanya…jangan hina mereka untuk sesuatu yang mereka inginkan tapi mereka justru harus tertatih-tatih menyongsongnya. Jangan salahkan mereka Karena sikapnya yang kasar karena setiap hari bocah kecil itu harus bertarung dengan orang dewasa untuk memperebutka makanan yang dilempakan PBB melalui helicopter. Dan jangan kasihani mereka Karena engkau melihat mereka tanpa kaki merangkak di depanmu. Itu karena mereka harus merelakannya sebagai tumbal ranjau darat yang dipasang di area bermain mereka.

Sekarang…..! Haruskah kita tenang, duduk santai di rumah sambil menyeruput teh hangat.., hang out bareng teman di mall hanya sekedar ketawa-ketiwi, menggoda orang-orang yang lewat…

Setidaknya sisihkan rasa simpati kita buat mereka. Bocah-bocah itu saudara kita, mungkin kelak kita akan bermain bersama mereka. Membagi tawa dan duka bersama………………

Saat kupandang wajah saudaraku di bbcnews.co.uk at 180506

2 pemikiran pada “Afrika… Benua Yang Terlupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s