Ayat-Ayat Cinta

Tanggal 18 Februari lalu ada yang menarik dari acara Infotainment yang tanpa sengaja kulihat.  Ternyata Primier “Ayat-ayat Cinta”. Sebuah Film based on Best Seller Novel. Ayat-ayat Cinta begitu bombastis..kalau saya boleh menyebut demikian..karena tidak hanya menyentuh orang-orang yang dekat dengan Islam tapi juga orang-orang yang ‘tak terpikirkan’. Salah seorang kenalan bahkan merasa ‘suprise’ tatkala menyadari bahwa temannya yang awam banget dengan Islam ikut-ikutan terkena Euforia dari novel itu. Bahkan berikutnya malah jadi penggemar karya-karya Kang Abik (begitu Panggilan akrab dari Habbiburrahman…..sang penulis Novel).

Terus terang  saya belum pernah sekalipun membaca novel tersebut. Teman akrab saya sampai ‘mengompori’ saya dengan mengatakan bahwa alangkah ruginya saya jika tidak membaca novel itu..Hm..sebegitu dahsyatnya !

Tapi, saya sungguh takjub dengan teman-teman yang tak jemu-jemu menceritakan kepada saya tentang kisah novel itu hingga saya merasa sudah kenal dengan tokoh-tokohnya (meski harus diakui saya tidak mengetahui secara detail karakternya). Yang membuat heboh adalah rencana pembuatan filmnya, yang sekarang tinggal menunggu hari untuk di’pantengi’ di layar putih gede yang bernama bioskop.

Tanggal 18 dan 19 Februari adalah hari-hari memuaskan buat saya karena saya melihat tiap detil film itu hanya melalui thriller nya saja. Tanggapan saya :

1. Wow! Sangat serius…serius…si sutradara tidak main-main dengan dekorasi rumah si Aisyah. Sangat Mesir sekali..dan Mewah…(bukankah Aisyah adalah orang yang berada..). Tempat-tempatnya menarik.

2. Meski rasanya gadis Mesirnya tidak secantik yang digembor-gemborkan tapi yah lumayanlah…Menurut teman-temanku Gadis Mesir itu cantiknya gak ketulungan..duh kasihannya gadis Indonesia..he…he..

3. Kisah yang mengharu biru..itu adalah catatan yang diberikan penonton saat nonton primier film tsb tanggal 19 Februari di Jakarta.

Terlebih dari berbagai hal yang ada, yang paling penting dari sebuah tontonan adalah bahwa setiap viewer harus bisa menarik ‘hikmah’, pesan moral yang ingin disampaikan si penulis novel melalui tangan sutradara. Maka jadikan setiap detik waktu kita berharga dengan selalu mengambil pelajaran di setiap sendi-sendi kehidupan

7 pemikiran pada “Ayat-Ayat Cinta

  1. kak putriii..pa kabarr???
    maaf kak, Iya memang udah jarang muncul di YM sekarang..lagi kumat malasnya kak..hehehe
    ktnya hari ini premiernya yah…kk ada niat nonton gak nih?
    ntar langsung bikin resensinya kak ya..
    miss u kak..

  2. @rickisaputra
    Iya..kata temenku launcingnya tanggal 28 feb serentak di seluruh Indonesia..tapi di Jakarta sudah mulai ditayangkan di bioskop tertentu.

    @Dy
    Baik, ya…alhamdulilah baru baikan dari sakit, nih…
    “Ayat-ayat Cinta” emang film religi pertama yang dibuat dengan penanganan khusus…ntar resensinya menyusul..melalui mata temen2ku..he..he…BTW, iya udah baca bukunya belum?

  3. Meneropong Kisah dan ceritanya lewat mbak Syelvi, hmmm..hmm…ternyata Ayat-ayat Tuhan memang terhampar memenuhi Jagad Raya ini. Kita bisa ambil lewat apa saja.
    Tinggal pinter-pinternya kita saja dalam MENGAIS MAKNA dan MENJUMPUT HIKMAH yg terkandung di dalamnya.

    Ngeloyor sambil bungkuk badan…undur diri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s