….TUA……..

Tubuh ringkih

Saat gerak motorik tak lagi sejalan dengan serabut neuron-neuron

Melambat secara slow motion yang masih di pause per detik

Satu… awas..satu…

Mengeja kehati-hatian

Dalam derap langkah

Mengoleksi tiap cahaya putih

Dalam selubung retina bermuara di bintik kuning

Menjelaskan yang berbayang

Menghitamkan yang memudar

Mewarnai yang tercerahkan

Inilah janji…

Janji yang ditepati Sang Waktu

Pada si pemilik jiwa

Mengumpulkan kembali agenda yang terserak

Menyatukannya dalam jurnal kehidupan

Menyongsong sebuah kepastian

Kepastian akan sebuah Kehidupan

inspired from

Nyai…

Aku menyadari semuanya Kekuasaan Allah SWT…dan aku belajar dari tiap hal yang berada disekitarku

Hidup terkadang memastikan kita untuk melihat ‘masa depan’ kita sendiri

13 pemikiran pada “….TUA……..

  1. Ini cerita tentang saat ajal menjelang ya. Koq jadi serem ya๐Ÿ™‚


    He..he…Gak ada yang menyeramkan, kok, mas…
    Seperti yang tertulis di artikel itu…Puisi ini terinspirasi dari nenek Put yang udah tua..Duh..jadi keinget ama beliau..

  2. Hai putri,

    Mau nggak mau kita pasti akan mengalami masa tua,,,
    Untuk itu mulai sekarang kita harus banyak2in ilmu dan amal untuk bekal di masa tua nanti…
    ๐Ÿ™‚

    Bdw, salam kenal ya, put… ^^
    Thx dah ngunjung ke blog saya.

    Hai Gie..
    Yupe…Jadi inget sama sebuah kata bijak…”Dewasa itu sesuatu yang belum pasti menimpa sesorang tapi kalo Tua itu adalah sebuah Kepastian”

  3. kita hrs menyadari manusia berasal dr Alloh, dan akan kembali kepada Alloh, maka didunia ini hanya untuk menjlankan perintah dan larangan Alloh

    Benar, mas…
    Terima kasih udah komen, ya..:)

  4. mumpung masih muda, mesti berjuang menggapai segala sesuatu, biar kelak masa tua bisa dinikmati dengan tenang dan nyaman.

    blom diupdate lg Put? *maaf baru bisa komen sekarang nih*๐Ÿ˜€


    Yang muda yang Bergaya ๐Ÿ™‚ dan berkreatifitas hue..hue…

    He-eh..lagi ngejar deadline, mas…(deadline mulu, ya… :D)

  5. Baca judul langsung kangen ma ayah-ibu
    tak terkecuali siapa pun akan menuju kesana, yang membedakan cuma bekal dunia dan akhiratnya๐Ÿ˜€

    Ohm…Salam kenal buat ayah-ibunya mbak Rita..:)
    He-eh…bener sekali mbak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s