Siapakah Dirimu (baca : aku ) Sebenarnya ?

dioprek dari url ini..

Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh anak-anak muda dan orang-orang yang putus harapan, tentang seperti apa dirinya yang sebenarnya. Mereka bingung dengan jati diri mereka, seperti apa masa depan (mereka) kelak ? Sebenarnya saya sudah sering mendengar pertanyaan ini namun entah kenapa ketika (sekali lagi) mendengarnya saat menonton Avatar (he..he..umur segini masih nonton film kartun ?), saya tiba-tiba ingin menulis tentang hal ini (baca: jati diri) di blog ini.

Mereka, tatkala ia akil baligh akan mencoba menemukan sebuah ‘formula’, tentang siapa dirinya yang sebenarnya. Mencoba merancang masa depan dengan ‘formula’ yang mereka punyai. Meramunya dalam tabung reaksi bernama ‘jiwa‘ dan ‘jasmani’. Yang paling penting adalah bagaimana mereka menemukan formulanya…seperti Pak de Einstein menemukan hukum relativitas yang terkenal itu “E=MC2”.

Mereka, kawula muda, terbiasa menemukan reagensia mereka dari lingkungan sekitar. Seperti apa orang tua mereka berinteraksi, teman-teman mereka bahkan pembantu mereka, tetangga mereka.

Padahal, ramuan yang paling mujarab sudah ada (bahkan lengkap satu paket dengan petunjuk pemakaian dan cara meramu) dalam sebuah “master piece” yang begitu dahsyat bernama Islam. Islam mengajarkan kepada umatnya bahwa hidup mereka di dunia ini hanya sementara…Just a little bit time. Karena kelak…mereka akan hidup kekal di akhirat. Kebahagian yang sesungguhnya…

Jika pemuda-pemuda itu bingung..akan jadi apa mereka kelak ? Mereka bisa melihat kembali apa tujuan setiap manusia diciptakan ke dunia ini. Bukankah manusia diciptakan untuk beribadah dan menjadi khalifah di muka bumi ini ? Maka kita harus punya kemampuan me’manage‘ diri. Bagaimana mengatur dunia yang begitu besar jika kita saja masih susah mengatur diri sendiri? Masih sibuk mengikat tali sepatu di garis start sementara orang lain telah berlari menuju finish…

Kita telah satu paket dalam cita-cita dan impian kita. Jadi, segera kenali dirimu…susun rencana dan bergegaslah…Jika masih butuh waktu untuk meramu formula, kita bisa minta bantuan orang-orang terdekat kita, ayah-ibu, kakak-adik, opa-oma, tante-om, pak de- bu de, atau sahabat yang baik (sahabat yang membawa ke arah kebaikan bukannya ke jalan buntu yang tak berujung). Tapi yang paling penting adalah berdoa kepada Yang Maha Memberikan Kemudahan. Karena kita takkan menemukan siapa diri kita yang sebenarnya tanpa mengenal DZat yang menCiptakan diri kita...

Selamat meramu Formula dirimu…. Semoga menemukan racikan yang tepat🙂

18 pemikiran pada “Siapakah Dirimu (baca : aku ) Sebenarnya ?

  1. siapa yg mengenal dirinya berarti mengenal RABB nya begitu ungkapan populer para sufi…. ada benar juga.

    Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (Adz Dzaariyaat:56)

    Tepat sekali…

  2. bagi seorangmuslim supaya hisup di dunia tdk bingung ada beberapa pertanyaan yang harus di jawab,,

    manusia berasal dari mana ?
    manusia di dunia untuk apa ?
    manusia mau kemana setelah kehidupan dunia ? dan hubungan dari ketiganya harus terjawab,,

    insyaAlloh manusia itu tdk akan pernah bingung mencari jati diri,,

    konsep bahwa masa remaja adalah masa pencarian itu hanya isu dr psikologi barat,, kita bisa ambil contoh sahabat rosul Usamah Bin Zaid umur 16 tahun sdh di angkat jadi Panglima perang oleh Rosululloh,,

    Hm…iya..tepat sekali mas…harusnya kita paham dalam menyikapi hidup🙂

  3. wow, benar juga kata sampeyan. banyak remaja menyikapi berlebihan tentang hal ini, hingga banyak juga yang kehilangan arah. toh, sebenernya semua kembali pada hal yang sama, n slowly, kita akan tau jalan terbaik ke tujuan itu.
    artikel menarik, thanks


    Terima kasih..kita pun terkadang masih perlu merenung ttg diri kita..ya, tho ?

  4. Sampai sekarang saya belum menemukan formula yang pas. Masih sibuk bergelut di laboratorium hidup. Doakan ya, biar cepat dapat. Maunya sih yang seimbang dunia dan akhirat:)

    Amiin..
    Mudah2an bisa terwujud formulanya, pak..

  5. Gw masih berproses nih. Belum nemu juga siapa gw yang sebenernya.

    🙂
    OK, deh..Kalo gitu selamat meracikMeski, sebenarnya kita sudah punya jati diri yang sesungguhnya….Tinggall menggalinya saja😀

  6. avatar saya suka, komplit sampai season 3. tapi saya paling suka one piece

    Saya rada kurang suka One Piece..meski kadang isinya rada filosofis. Tapi mata saya eneg lihat gambarnya😛

  7. Berarti sebetulnya ga penting kita mau jadi apa di kehidupan dunia yg skrg ya. Yg paling penting mikirin kita mau jadi apa di kehidupan akhirat kelak. Bagus juga. Tapi sayangnya, hidup kita yg sangat singkat di kehdupan skrg rasanya msh lama sekali kalo kita ga tau kita mau jadi apa.

    Yah…karena itu hidup yang singkat ini kudu dimanfaatkan secara baik…Mulailah dari sekarang..

  8. jalanin aja… make life more simple… yang jelas terus berbuat yang baik2 aja… biar nanti masuk sorga…🙂

    Jalan terus..lurus..(nah itu dia masalahnya….Klo jalan lurus biasanya banyak polisi tidur..halah apa coba..!)

  9. Doakan aku….🙂
    Dan aku percaya Dia akan memberikan apa yang kita usahakan dengan kesungguhan dan doa.
    Hebat, dari nonton Avatar bisa nulis spt ini. Nice!!!

    Amin…All the best for u lah…:)

  10. kalo Ndutz ndiri agak binun, kata temen2 c Ndutz ni narzis, pi kalo kata Ndutz ndiri Ndutz narzis wat nutupin kalo sbnrnyah Ndutz tuh gak PDan😦


    Narsis bukan berarti pede, sih..
    Tapi..jika temen2mu beranggapan km ada aura2 pede…Kenapa tidak ditingkatkan saja pedenya..(tentu saja dengan syarat..masih dalam koridor yg bener :D)

  11. ini yang sering Ya pertanyakan sebenarnya, sebenarnya Ya ini orangnya seperti apa sih..apa ya,kira2 hal yang bisa yang bisa Iya lakukan dan bisa bikin Iya bahagia lahir batin..heheh..semuanya masih dalam tanda tanya..sambil nyari jawabannya, tetep terus akan ngejalanin yang ada sekarang insyaAllah. do`akan semoga Iya bisa dapet segera jawabannya ya kak putri..^-^

    Terus berusaha, ya…Kk dukung…
    btw..blognya udah di up date belum ?😀

  12. heehe..tuh barusan aja diupdate kak..😛 ,tapi yaa..gak akan bisa nulis yg bagus2 kyk kak putri…🙂

    Wah, Iya bisa aja, nih…(*malu mode on)🙂

  13. Mencari jati diri?
    Pekerjaan yang tidak pernah habis2nya.
    Terkadang jauh2 kita mencari, akhinrya yang kita cari ternyata ada di rumah kita sendiri (seperti yang ditulis Coulho dalam the Alchemist).
    Tapi jangan salah. Petualangan yang beraneka ragam di luar diri sangat penting untuk semakin mendekatkan kita dengan-Nya. Akhinrya, nanti kita temukan juga Dia di dalam diri kita masing2.
    Ternyata, Dia lebih dekat dari urat leher.
    Wah, prakteknya itu sulit lho…
    Kalau cuma teori sih gampang…

    Tul sekali…
    Petualangan..ah..betapa inginnya daku…:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s