Seberapa TerkenalKah ?? (Part 2)

Ketenaran terkadang membawa seseorang jauh dari fitrah dirinya yang sebenarnya.Istilah kerennya adalah ‘Losing their Identity’ .Mereka seakan bukan dirinya sendiri karena mereka merasa dunia baru mereka (dunia keselebritisannya) adalah dunia yang sama sekali berbeda dengan dunia mereka sebelumnya. Padahal, sebenarnya tidak. Mereka toh, tetap saja berjibaku dengan berbagai permasalahan hidup [yang bahkan jika dipikir-pikir jauh lebih banyak dan rumit ketimbang sebelum mereka jadi seleb/artis]. Mereka tetap harus bayar listrik, tetap harus sekolah (kecuali kalo mereka ingin memori otak mereka hanya sampai taraf medium :D), tetap naik angkot jika mobil mereka tiba-tiba mogok, tetap harus beribadah.

Permasalahannya, terkadang banyak mereka yang setelah ‘ngartis’ justru lupa dengan kehidupan reliji mereka. Seperti banyak orang tua bilang, Harta menyilaukan hati-hati mereka…

Bukankah semakin kaya kita maka semakin dermawanlah kita…Semakin terkenal kita semakin rendah hatilah kita…Seperti padi…yang kian berisi kian merunduk.

Saya jadi teringat beberapa sahabat Rasulullah SAW yang dengan kekayaannya justru berjuang di jalan Allah SWT. Sebut saja Usman Bin Affan, Abu Bakar Siddiq, Abdurrahman Bin Auf adalah sedikit dari sekian banyak sahabat nabi yang merupakan orang2 jutawan di zamannya sekaligus dermawan yang luar biasa. Abu Bakar bahkan menginfaqkan seluruh hartanya di jalan Allah SWT. Subhanaallah….Kekayaan yang melimpah tidak membuat mereka lari dari fitrah yang sebenarnya. Mereka justru semakin taqwa dan dekat dengan Allah SWT. Keterkenalan mereka tidak membuat mereka jauh dari Robb mereka. Karena apalah arti ke-terkenal-an…toh takkan dibawa sampai ke akhirat, pos terakhir umat manusia. Betapa beruntungnya orang-orang yang terkenal di dunia dan juga akhirat…Yang nantinya bakal disapa dengan senyum Sumringah Malaikat Ridwan….Betapa beruntung dan menyenangkannya….

Aku ingin sekali se-terkenal itu….

14 pemikiran pada “Seberapa TerkenalKah ?? (Part 2)

  1. kebetulan gua punya kenalan seorang artis, cowo dan ganteng banget…
    kalo gua sebut nama pasti juga pada tau tapi gak enak lah, yang unik dia jadi gak bebas ngapa2in… kemana2 banyak cewe ngajak kenalan…
    sampai dia pernah bilang jadi sedikit terkekang dengan dunia keartisannya… mungkin bener yang lu bilang “losing their identity” gt lah…

    gak selamanya jadi artis itu enak ternyata….:)

    anyway, met kenal……

    Salam kenal kembali
    He-eh..terkadang jadi artis itu tidak selamanya se-menyenangkan yang kita kira….kasihan juga, ya..
    Hebat juga bisa punya kenalan artis😀 *OOT dikit…..

  2. berusaha menjadi terkenal asal tidak terjebak ke dalam sensasi, saya kira kok sah2 saja, mas, hehehe😆 kecuali terkenalnya karena ingin disanjung dan dipuja sehingga menghalalkan segala cara🙂

    iya, pak…saya sepakat
    btw..saya bukan mas-mas, pak…saya tulen mbak-mbak😀

  3. Endingnya bagus. Tp memang sulit ya utk menjadi terkenal di semua dunia yg kita jalani. Hrs mengorbankan salah satunya keliatannya. Mau terkenal di akhirat ya kudu ga terkenal di sini, dan sebaliknya.

    Tp kalo seluruh penduduk “baik” di akherat menyambut kita dgn sukacita kyknya memang bakal sangat membahagiakan.

    Gak harus mengorbankan salah satu, mas…Bisa dua-duanya, kok..Memang perlu sedikit kerja keras, sih😀
    Yang penting khan bisa dikenal orang…siapa tahu saja, besok-besok mas sigit masuk koran dan terkenal…tapi ibadahnya tetap ok..nah tu khan terkenal juga namanya …:D

  4. Di paragraf akhir agak kontradiksi, antara ilmu padi yang makin merunduk dan keinginan terkenal karena kedermawanan tapi saya ngerti maksud kamu kok. Teruskan perjuanganmu okeh! hehehe😀


    Begitukah?
    He..he..tapi sepanjang yang saya lihat rada masuk akal biarpun cuma dikit :D…he..he…

  5. Wah, tulisan ini pastinya mesti diwujudkan…hehehe

    Yah,.penginnya…kita semua tentunya pengin di sapa malaikat Ridwan..penjaga pintu surga..
    ‘berdoa mode on’

  6. kata orang jawa “uwong kuwi sawang sinawang…”
    orang2 yg udah terkenal aja, kadang malah pergi ketempat yg ga dikenal orang supaya privacy-nya ga keganggu🙂

    Tul, mbak septy…mereka merasa dunia terlalu rame….Susahnya jadi orang terkenal ckk…….ckkk

  7. Terkenal untuk diingat
    bagian pentingnya😀

    hmm

    Ya..yang penting kita dikenal ama sobat2 terdekat dulu, deh…
    At least someone remember us😀

  8. Enakan kayak kita jadi orang biasa bebas kemana saja ndak ada yang nggangguin.
    Tapi kalau terkenal diantara para malaikat karena kebaikannya itu yang harus kita dambakan…
    Stujuh….

    Terkenal diantara pada malaikat….hm….Amiin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s