SobatKu

Kenapa bermuram durja, wahai sobat ?

Tak lagi kecerahan terpancar di bulatnya wajahmu

Rasa sendu itu seakan tergores begitu dalam

Hingga aku pun tak kuasa ’tuk menggapainya

Tak bisakah lagi bahuku menjadi tempatmu bersandar ?

Tak bisakah lagi kau palingkan air matamu padaku ?

Aku sungguh manusia biasa

Jika bahuku tak lagi cukup buatmu

Biarlah Ia Yang Kuasa tempatmu mengadu

Jika engkau malu menunjukan air matamu padaku

Biarlah Ia yang menghapuskannya buatmu

Jangan bersedih, sobat…

Karena akupun ikut berurai air mata

Karna kusadari

Bahagiaku adalah saat melihat senyum tulusmu mengembang indah

11 pemikiran pada “SobatKu

  1. dan berarti ketulusan harus tetap tumbuh
    seiring jabat sahabat yang tak pernah rapuh
    dan kasih sayang yang tak pernah luluh

    semangat🙂

    Ya, betul sekali , kang
    Semoga sobatku ikut merasakannya juga…Amiin

  2. tiada tempat yang paling tepat untuk mengadu SELAIN PADA-NYA

    He-eh…he-eh.
    Ta..sampai dua kali di thread yang sama ?
    Thank you banget…Jazakillah, ukhti🙂

  3. aku raja kaupun raja
    aku hitam kau pun hitam
    arti teman lebih dari sekedar materi
    tu wa ga pat
    pegang pundakku jangan pernah lepaskan..
    uppss kok malah nyanyi!
    wekekekek

    Lho itu lirik, ya ?
    Sampai gak nyadar..he..he..

  4. apa arti seorang sahabat?
    tanyakan kepada sheila on 7
    bagaimana seharusnya sahabat itu saat diri tengah gundah gulana?
    tanyakan pada si empunya blog ini.
    salam persahabatan

    Saya sendiri tak se’baik’ itu dalam menghadapi kegundah gulana-an seorang sahabat…
    Karna setiap orang punya kondisi emosional yang berbeda-beda…
    Tapi saya belajar untuk menjadi sahabat yang baik

    salam persahabatan

  5. bahumu memang tak cukup untukku bersandar karena kepalaku terlalu besar ato bahumu yang terlalu kecil? hehe

    he…he…
    mbak yella ini ada-ada saja…
    Yang bener itu…kepalanya gak bisa nyender karena bajunya udah basah sama air mata😀

  6. hiiks..hik…
    jadi terharu..ia deh put moga psahabatn qt tetap slamanya
    amieeen…….

    Cup..cup…Jangan sedih, tum..Nih, sapu tangannya..
    Aku rela bersahabat denganmu..selamanya…:lol:
    Amiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s