Pria Kokoh itu Bernama………..

Pernah merasakan panasnya mentari terik pada suhu di atas rata-rata normal ? Pasir panas laksana neraka dan betapa beratnya batu besar panas yang beratnya berton-ton….Bayangkan dirimu berada di antara keduanya…Berbaring telentang tanpa alas pakaian di atas butir pasir gurun lalu dadamu dihimpit batu besar yang panas…plus…terik mentari yang tak henti-hentinya menyorot tubuhmu…Alamak…!!Panas nian tak terkira..Sungguh..kurasa tak akan ada yang sanggup menghadapi tantangan ini..meskipun ia seorang pemenang reality show sekelas Fear Factor.

Tapi..tahukah engkau duhai kawan…seorang budak hitam legam yang hina dina, ia berasal dari Habsyi, ia sanggup berada pada situasi itu. Tidak hanya sehari, duhai kawan….tapi berhari-hari…berhari-hari…?!! Subhanaallah…Inginkah engkau tahu siapa namanya ? Ia adalah Bilal bin Rabah. Pria perkasa ini melewati siksaan majikannya, Umayah bin Khalaf, seorang tokoh utama Bani Jumah, hanya karena mempertahankan satu kata…SATU KATA saja…. Satu kata yang menggambarkan siapa dirinya sesungguhnya. Jati dirinya, imannya dan kekuatannya.

“Ahad…Ahad….(Allah Maha Esa…Allah Maha Esa)”

“Katakanlah seperti apa yang kami katakan….Sebutlah tuhan Lata dan tuhan Uzza”, kata para algojo yang menyiksanya. Mereka terus menggempur Bilal dengan doktrin-doktrin ini. Setiap hari….setiap saat, sampai mereka merasa bosan menyiksa Bilal. Namun Bilal tak bergeming…se-mili pun tak bergeming, duhai kawan!

Hingga suatu pagi, Abu Bakar ra mendatangi orang-orang yang menyiksa Bilal, ia berkata :”Apakah kalian akan membunuh seseorang karena dia mengatakan ‘Tuhanku adalah Allah.’” Ia berkata pada Umayah,”Berilah harga yang lebih mahal dari harganya dan biarkan dia merdeka.” Mereka menerima tawaran Abu Bakar ra karena merasa akan lebih menguntungkan menjual budak itu daripada menyiksanya sampai mati. Ketika Abu Bakar ra menggandeng Bilal, Umayah berkata kepada Abu Bakar ra, “Bawalah dia. Demi tuhan Lata dan Uzza, seandainya engkau hanya menghargainya satu tail emas, aku pasti menerimanya.” Abu Bakar tahu bahwa sebenarnya ucapan itu hanyalah basa-basi bernuansa keputusasaan, yang tak perlu ditanggapi. Tapi karena ini menyangkut masalah kehormatan seorang laki-laki yang telah menjadi saudara baginya, maka ia berkata pada Umayah, “Demi Allah, seandainya kalian menghargainya 100 tail emas, aku pasti membayarnya.”

Kini, ia, Bilal bin Rabah telah bebas merdeka. Ia yang dengan keteguhannya dengan kokoh mempertahankan keislamannya meski siksaan menderanya berjuta-juta kali lipat.

Lalu, ingatkah engkau, saat ia melantunkan azan pertama kali. Ia-lah muazin pertama yang menyerukan perintah sholat. Suara merdunya sanggup menggetarkan dinding gua nurani.

“Hayya ala Sholla….”

“Hayya ala sholla…”

Hatiku bergetar ketika membaca kisah ini, duhai kawan….apatah lagi saat aku melihat karakter ini dimainkan seorang actor dalam “The Messenger”, sebuah film yang mengisahkan perjuangan Rasulullah besutan seorang pria asal Libya.

Maka, ia, pria perkasa berkulit hitam legam ini, budak belian yang hina dina ini telah mendapat tempat di hatiku. Bersebelahan dengan pria fenomenal lainnya, Rasulullah SAW dan banyak pria-pria lainnya yang sanggup menggetarkan sanubariku…ehm..kurasa bukan hanya aku tapi juga engkau, duhai kawan! Bukankah begitu ?

Based on, 60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW karya Khalid Muhammad Khalid

29 pemikiran pada “Pria Kokoh itu Bernama………..

  1. Assallammualaikum.
    Suka hijau ya..hmm..hijau seperti themes sekarang ini ya ?
    Gampang kok. bentar ya..saya coba buat khusus tuk poetri.

    btw katanya kemarin mau buat domain baru ? namanya apa ?
    kalau aku boleh kasih saran pakai whplus juga boleh.

    Waalaikumsalam wr wb
    Hijau yang lembut, mas😀
    Terima kasih atas bantuannya…jadi ngerepotin, nih…😀
    Domain barunya untuk komunitas kampus, sih….Moderatornya minta paket komplit…sayang theme gratis yang di WP gak lengkap satu paket😀

    whplus ?

  2. Itu salah satu cerminan yang dikatakan dengan generasi terbaik !!

    tahukah Put…??
    Detik ini.. di Palestina sono calon2 bilal itu akan muncul ..
    Insya Allah..
    Endonesa ??? hmm.. ogut doain ajah..

    Akan muncul ?
    Mungkinkah ia sudah terlahir sekarang…?
    Subhanaallah….
    Bercerita tentang Bilal selalu membuat Put merasa belum ada ‘apa-apa’

  3. mbak, kayaknya bukunya itu bagus lho kalo bisa dikirim ke jogja…:mrgreen:

    Gak usah dikirim ke Jogya, mas..
    Lha wong bukunya udah nyampe di sana he..he…
    Buku itu sudah lama banget saya incer…jadi prediksi saya..mestinya di Yogya sudah beredar😀

  4. ko bisa ya?? tadi warning systemnnya ngadat kali.
    delete aja Put, bikin boros ruangan..

    wah dibalesnya di blog ogut niiii…heheh
    target emang butuh kerja keras..
    itu juga ya yg bikin put pending signal tower ..kikikikiik
    salut deh ma yg gi struggle !

    Sip..udah di delete…
    Pecinta efesiensi, tho ?

    Phufh…akhirnya mas gempur mau mengerti juga…😀

  5. Iya Put, bikin tersentuh. Apalagi kalo inget kualitas keimanan gue sendiri. Duh rasanya jauh banget. Kadang jadi kepikiran seberapa jauhnya tempat org2x spt bilal ini dgn gue di akhirat kelak. Yah semoga cerita2x kyk gini bisa menjadi cambuk buat kita sendiri deh🙂

    Amin…
    Semoga kelak kita bisa menjadi lebih baik…karena harga sebuah ‘cambukan’ itu sangat mahal…bukankah begitu, mas ?

  6. bukunya best seller nggak!
    saya senengnya baca buku best seller sebabnya, karna kalo udah best seller pasti bagus!
    weekekekekekekek!

    jadi ingat dengan kepala sekolah SMAN3 kalo mau jadi menantunya mesti bisa adzan dulu yang bagus!
    wkekekekeekekekekek!

    Best seller, dong..
    Best Seller buatku😀 juga mungkin buatmu..
    Terkadang buku yang bagus tidak hanya tergantung dari ‘label’ yang melekat pada buku itu sendiri

  7. ^_^ Hilang sudah eksistensi saya jika dibandingkan dengan generasi para sahabat. NIHIL. KOSONG. Hah… Cobaan yang kita hadapi belum ada apa-apanya. Jadi malu kalau mengingat firman Allah yang kurang lebih artian bebasnya “Apakah kamu mengaku beriman sedang belum nyata ujian yang menimpamu”.

    Masih jauh.. masih jauh…!

    Kita semua belajar..belajar untuk menjadi lebih dekat dalam level yang tidak terlalu jauh dengan ‘pendekar2 surga itu’😀
    Hayo..udah nyampe jurus berapa, mas ? he..he..

  8. Subhanallah…
    Beri hambaMu ini sedikit saja keberanian Bilal untuk tetap berjuang di jalanMu Allah…

    film The Messenger itu emang bagus ya?
    sepertinya belum pernah nonton…

    Bagus banget….filmnya..
    Hm..sepertinya agak susah dicari di toko2 VCD/DVD…
    Coba cari di toko buku Islami, mas rully

  9. salut ma put neeh..
    *takjub..
    mantaff put,bacaannya,ternyata dirimu..???

    aaakkh speechless dech put,two thumb dech wat dirimu..:)

    *pinjem bolekah heheh..

    Ternyata diri Put kenapa, mbak ?
    Perempuan biasa, ya ? Ya..iya…he..he..
    Boleh dong…mbak mampir ke rumah Putri dulu, ya…:mrgreen:

  10. itu td review dari buku tadi ya, kaya nya bagus bacaan buat nambah wawasan tentang keislaman dan mempertebal iman kita

    Review ?
    Eng..lebih tepatnya bagian dari buku itu, mas enggink. Hanya satu buah kisah dari berbagai kisah yang ada di dalamnya..
    Yupe..tepat sekali….Membaca buku itu dapat memperkokoh keimanan dan keteguhan kita..

  11. salam
    membaca sirah sahabat selalu terbit rasa rindu ingin tenggelam dalam suasana mereka, its always make me crying..Hmm..hari gini duh jangankan suasana seperti itu, generasi model begitupun bisa diitung mungkin ya ga sie, Duh…..

    Salam
    Hem..emang masih sedikit….tapi diantara yang sedikit itu..mudah2an kita termasuk di dalamnya., ya, mbak…AMin

  12. wah saya pernah baca tuh tahun terbitan 70-80an, bukunya bagus, dulu masih pake sampul kulit…
    cerita2nya bagus, saya suka cerita Miqdad dan juga Salman Farisy.
    🙂 guuut choice pu

    Thank you, bro reekoheek
    Salman Al-Farisi, ya…?
    I love him too😀

  13. Ya ALLAH jadikanlah pemilik blog ini manusia yang mulia disisiMu, agar bisa berkumpul dengan para sahabat Rasulullah di syurga Mu nanti …

    amin ya ALLAH

    Amin Ya Robb…
    Dan semoga orang yang mendoakan si pemilik blog ini diberi kebahagian dunia akhirat….
    Amin Ya Robb

  14. Subhanallah,
    sudah lama saya baca buku ini,
    kini diingatkan lagi, masih tetap menyentuh,
    kalo ga salah saya punya ebooknya juga deh…
    oh ya, salam kenal dulu yah…

    Salam kenal juga
    Kita sama2 mengingatkan, mas nasruni🙂

  15. ketika sebuah keyakinan dipegang maka akan mebuahkan kekuatan yang tiada tara ….

    bagi Bilal Allah lah satu2 dzat yang patut di yakini & di gantungkan …… lalu bagi kita yang mengaku sbg umat islam terkdang lalai akan Allah …. sibuk dgn urusn sendiri2 ….

    bisa jadi negeri ini di timpa musibah, krn kelalaian akan mengingat allah

    Sepakat!!
    Semoga keteguhan Bilal menjadikan kita senantiasa sadar bahwa hanyalah Allah SWT, Dzat tempat kita memohon segalanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s