September…Kala itu Hujan

Senja telah merangkak naik, menggantikan mentari yang telah meredup nian. Desiran angin sesepoi menghanyutkan. Jika tak segera sigap, matapun akan kalah. Memerjap 100 persen dan sulit ‘tuk menyadarkan diri. Hawa sejuk karena hujan baru saja turun merembes masuk. Ah..sungguh suasana yang mantap untuk membangun singgasana di bukit kapuk🙂

Jalanan tak henti meneriakkan klakson, meramaikan suasana sejuk sore itu. Sebuah bus kota jurusan pusat kota berhenti tepat di depan sebuah masjid tua. Entahlah..apakah memang mesjid itu sudah berusia lanjut atau memang perawatannya saja yang kurang optimal. Sangat kontras dibandingkan gedung berlantai sembilan yang berdiri takjub di seberangnya. Seorang gadis turun dari bus itu. Ransel hitamnya menggelenjot kukuh di punggungnya. Ia melangkahkan kakinya ke masjid itu. Berteduh….tatkala awan tak lagi sanggup menahan air bahnya. Hujan yang seyogyanya rintik-rintik kini menderu dengan keras. Lebat selebatnya…seakan tercurah begitu saja dari ember yang bocor.

Di pelataran masjid itu, beberapa orang ikut berteduh. Ternyata rumah Allah ini senantiasa memberikan perlindungan….perlindungan bagi hamba-hamba-Nya yang taqwa.

Gadis itu melakukan suatu kesalahan fatal. Yang kelak akan disesalinya. Ia, di depan kerumunan itu berasyik-masyuk sms dengan sebuah handphone yang kala itu termasuk up date. Ia tak menyadari sepasang mata ‘jahil’ lekat menempel pada handphone itu.

Bada wudhu…..entah kenapa si gadis begitu tak tenang. Segera ia memeriksa ransel hitamnya yang kucel.

Si gadis shock….Ia sungguh tak menyangka. Hatinya bergetar hebat…Ya Allah…!!

HANDPHONE-nya HILANG

Panik..ia sibuk mencari tahu…Orang-orang di sekitar masjid itu tak ada yang tahu…Tak tahu harus menghubungi siapa…Seorang bapak muda yang baik menghampirinya. Beliau menanyakan kegelisahan si gadis. Dengan kebaikannya, ia mempersilahkan si gadis memakai handphonenya untuk menghubungi keluarga si gadis. Sungguh bapak yang baik hati….

Si gadis bersyukur…dalam sholatnya ia memohon agar si ‘panjang tangan’ itu bertobat….

Buat seorang Bapak Baik hati itu…yang barangkali saya lupa mengucapkan terima kasih saat itu…Semoga Allah azza wa Jalla melimpahkan segala kebaikan atas diri Bapak….Amin ya Robb…

*kejadian ini telah terjadi pada bulan September 5 tahun yang lalu

note: Gambar dilihat dari http://www.soulcatcherstudio.com

26 pemikiran pada “September…Kala itu Hujan

  1. September memang selalu hujan, Neng..:mrgreen:

    Walau nggak dapet tuh handphone, tapi kebaikan yg sedikit pun di kala hati sedang gelisah akan mengubah segalanya…

    Iya, mbak…
    Bener🙂

  2. sedangkan di rumah Allah saja banyak yang beritikad tidak baik, apalagi di luar sana ya…..
    semoga putri dilindungi Tuhan selalu, dimana saja.

    imelda

    iya, mbak…
    Kita harus senantiasa hati-hati dan menyerahkan segala sesuatunya pada Allah SWT

    Sebuah pelajaran yang sangat berharga, mbak…

  3. selamat menikmati berkah Ramadhan.

    *bahwa, bangsa ini masih punya banyak orang-orang baik.

    Terima kasih
    *Saya yakin itu…amat sangat yakin😀

  4. jarang banget orang yang kehilangan sesuatu memberikan doa yang baik atas pelaku yang menghilangkan kepunyaan sesorang terebut!
    ceilah..opohhhh!
    wekekekekek

    He..he…
    Doanya biar si ‘panjang tangan’ itu bertobat dan mengembalikan ntuh hape….tapi emang belum rezeki..hapenya tetap gak balik, dy..😀

  5. ternyata september kelabu ya put?
    semo9a ada hikmah dibalik kehilangan hengpon9nya,lain kali lebih hati2 yakh…mungkin kehilangan salah satu cara untuk mengganti hp baru heheheh…tapi aku suka hujan..apalagi gerimis..akh..:)

    he-eh…ntah kenapa september tahun ini justru teringat kejadian kala masa 5 tahun lalu…Hapenya baru diganti setahun yang lalu, mbak…he..he..
    Putri juga suka hujan…Hujan berarti waduk PLTA penuh dan tidak mati lampu😆

  6. ^_^ Sampaikan salam saya untuk gadis itu
    *pura-pura gak tahu*😀

    Iya nih, pengen balikin lagi HP-nya..! Gmn yach caranya? Ah… nunggu di mesjid itu lagi aja. Siapa tahu di September ini si gadis itu datang juga… ^_^

    Maaf, mas…bukan tukang pos, nih…sampaikan salam sendiri aja, ya…he..he..

    Hm…
    *berpikir mode on

  7. ^_^ *balik lagi….*

    Bukan mau komentar..

    Mau ngambil ballpoint yang ketinggalan…!!😀

    *ngeloyor pergi…*

    Eh…siapa bilang ballpointnya yang ketinggalan…
    itu tuh..bukunya yang ketinggalan….he…he..

  8. Wah hebat Put, kalo gue mah boro2x doain baek, kagak gue sumpahin udah untung tuh maling huehehe.
    Gedung berlantai sembilan itu gedung apa ya Put. Pusat pemerintahan ya? Btw, gambarnya keren banget. Artistik dan romantis🙂

    Gedung Perkantoran biasa…Tempat ngetemnya BP Migas dan Perusahaan2 lain..😀
    Romantis ? Masa’, sih….kesan gambarnya malah suram dan kaku, kok…?

  9. HHmmm …
    Sudahlah relakan …
    BTW TKPnya dimana nih … ?
    Maksudnya supaya saya juga hati-hati gituh …

    Salam saya

    Sudah direlakan, pak…Kejadian sudah bertahun-tahun yang lalu😀
    TeKaPenya di masjid…(Emang ntuh pencuri…masa’ di masjid juga mencuri, ya ?)
    *istigfar mode on

    salam

  10. Dengan sedikit keberuntungan, anda akan menjadi novelis yang handal.
    “Terus berlari ….!” kata saya.

    Keberuntungan dan Kerja keras…hem..
    Terima kasih atas dukungannya
    *nah lho kok kaya’ Indonesian Idol, ya ? he..he..

  11. woh… makanya ati2 Putri… jangan2 skali2 deh ngluarin hp / dompet di daerah yg ga kita kenal bener2… kadang emg juga jadi aneh sendiri siy… jadi apriori ma orang… tp yah… jaman sekarang… sptnya ga ada tempat yg bener2 aman…

    Iya, mbak…
    He-eh
    *manggut2 patuh seperti seorang anak yang dinasehati orang tuanya😀

  12. wah di ganti yg lebh baek yak !??!?

    wah klo gitu, biar ilang lagi aja, ntar khan di ganti lagi …🙂

    *just kidding …😀

    he…he…
    Gak usah pake acara “hilang” segala, mas afwan
    Kalo mo beliin yang baru….monggo2 aja…😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s