Potret Palestina dari Sejarah

ngeJepreT motornya InUr

model : ngeJepreT motornya InUr

Palestina, sebuah Negara yang akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Begitu terkenalnya, mengetuk nurani setiap insan yang mengenal kata ‘Palestine’. Palestina adalah daerah yang unik barangkali karena daerahnya yang hanya tiga, yakni, Tepi Barat, Jalur Gaza dan Yerussalem. Namun, area yang terakhir telah di’akui’ oleh Israel sebagai wilayahnya sejak Perang tahun 1967 bahkan area Tepi Barat pun sudah berkurang 10,2 % untuk pemukiman warga Yahudi. Wilayah Palestina semakin menyusut. [1]

Penduduk asli Palestina sendiri terdiri dari etnis Arab dan Badui yang memeluk Islam dan Kristen serta etnis Yahudi (dan tentu saja menganut Yudaisme). Mereka hidup damai, seperti sejarah yang mengemuka.

Dahulunya, Palestina dihuni oleh kaum Arab Kan’an di kawasan Palestina dan kawasan itu dinamai “Tanah Kan’an” pada masa 5000-3000 SM. Kemudian berturut-turut didiami oleh nabi-nabi, mulai dari Nabi Ibrahim, Nabi Daud, Nabi Sulaiman. Berikutnya dikuasi oleh fase dinasti Assyuria (Irak), Mesir dan Caldea. Ketika Caldea runtuh 5000 Yahudi diasingkan ke Babilonia (Irak). Ada juga Kaisar Persia, Cyrus, kemudian penyerangan oleh Alexander Macedonia pada 332 SM. Orang Romawi kemudian masuk ke Palestina pada tahun 63 SM namun pada tahun 267 M negeri ini justru diduduki oleh Ratu Zanubia dari Kerajaan Tadmur (Palmyre, dikawasan Syam). Raja Iran dari dinasti Sasania, Khousru Parviz, kemudian menguasai Palestina pada tahun 614 M. Empat belas tahun kemudian Palestina kembali dikuasai oleh Romawi. [2]

Pada tahun 634-636 M adalah masa penaklukan Palestina oleh pasukan muslim, yakni pada masa khalifah Umar Bin Khattab. Seorang pengamat agama terkemuka dari Inggris Karen Armstrong menggambarkan penaklukan Yerusalem oleh Umar dalam hal ini, dalam bukunya Holy War:

Khalifah Umar memasuki Yerusalem dengan mengendarai seekor unta putih, dikawal oleh pemuka kota tersebut, Uskup Yunani Sofronius. Sang Khalifah minta agar ia dibawa segera ke Haram asy-Syarif, dan di sana ia berlutut berdoa di tempat temannya Muhammad melakukan perjalanan malamnya. Sang uskup melihatnya dengan ketakutan: ini, ia pikir, pastilah akan menjadi penaklukan penuh kengerian yang pernah diramalkan oleh Nabi Daniel akan memasuki rumah ibadat tersebut; Ia pastilah sang Anti Kristus yang akan menandai Hari Kiamat. Kemudian Umar minta melihat tempat-tempat suci Nasrani, dan ketika ia berada di Gereja Holy Sepulchre, waktu sholat umat Islam pun tiba. Dengan sopan sang uskup menyilakannya sholat di tempat ia berada, tapi Umar dengan sopan pula menolak. Jika ia berdoa dalam gereja, jelasnya, umat Islam akan mengenang kejadian ini dengan mendirikan sebuah mesjid di sana, dan ini berarti mereka akan memusnahkan Holy Sepulchre. Justru Umar pergi sholat di tempat yang sedikit jauh dari gereja tersebut, dan cukup tepat (perkiraannya), di tempat yang langsung berhadapan dengan Holy Sepulchre masih ada sebuah mesjid kecil yang dipersembahkan untuk Khalifah Umar.

Mesjid besar Umar lainnya didirikan di Haram asy-Syarif untuk menandai penaklukan oleh umat Islam, bersama dengan mesjid al-Aqsa yang mengenang perjalanan malam Muhammad. Selama bertahun-tahun umat Nasrani menggunakan tempat reruntuhan biara Yahudi ini sebagai tempat pembuangan sampah kota. Sang khalifah membantu umat Islam membersihkan sampah ini dengan tangannya sendiri dan di sana umat Islam membangun tempat sucinya sendiri untuk membangun Islam di kota suci ketiga bagi dunia Islam. [3 ]

Ketika Perang Salib terjadi, Yerussalem dikepung selama 5 minggu dan akhirnya jatuh ke tangan Tentara Perang Salib (1099 M). Mereka membantai kaum muslim dan Yahudi dengan pedang. Mereka menjadikan Yerusalem sebagai ibukota mereka dan mendirikan Kerajaan Katolik dari Palestina sampai ke Antakiyah.

Salahuddin Al-Ayoubi kemudian mengalahkan tentara perang Salib pada tahun 1187 dalam perang Hattin.

Pada tanggal 2 Oktober 1187, Salahuddin dan tentaranya memasuki Yerusalem sebagai penakluk dan 800 tahun kemudian Yerusalem tetap menjadi kota Muslim. Salahuddin menepati janjinya, dan menaklukkan kota tersebut menurut ajaran Islam yang murni dan paling tinggi. Dia tidak berdendam untuk membalas pembantaian tahun 1099, seperti yang Al-Qur’an anjurkan (16:127), dan sekarang, karena permusuhan dihentikan, ia menghentikan pembunuhan (2:193-194). Tak ada satu orang Kristen pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan. [3] {dikutip langsung spt asli}

Berikutnya ketika tahun 1516 M telah dimulainya kekuasaan Ottoman di Palestina, masyarakat Palestina hidup berdampingan dengan damai meski mempunyai keyakinan yang berbeda dengan penguasa mereka. Islam, Kristen dan Yahudi hidup dalam stabilitas dan kedamaian.

Ketika akhirnya Perang Dunia I meletus tahun 1914 dan berakhir dengan runtuhnya kekuasaan Turki Ottoman, Palestina pun menjadi ‘bagian’ kepunyaan Inggris. Kemudian muncul Deklarasi Balfour yang berisi :

”Dukungan Inggris bagi pembentukan Negara Israel di kawasan Palestina”

Palestina dengan seenaknya saja diubek-ubek.

30 januari 1922 Kongres AS menyetujui dukungan terhadap pendirian Israel di Palestina, yang disebut juga dengan Deklarasi Balfour-Amerika. Tujuh tahun kemudian orang-orang Palestina memprotes aksi kekerasan pemuda-pemuda Yahudi, dikenal sebagai ”Kebangkitan Dinding Ratapan”. Pada periode 1935-1948, kelompok teroris Yahudi melakukan pembunuhan massal dengan tujuan mengusir orang-orang Palestina dari tanah air mereka. Sehingga bisa diduduki oleh para imigran Yahudi dari berbagai dunia. Permasalahan ini kemudian diperhatikan oleh PBB hingga menghasilkan sebuah resolusi.


Pada tanggal 29 November 1947 PBB mengeluarkan resolusi 181 tentang pembagian wilayah eks Britis Mandate of Palestine.(catatan: British Mandate of Palestine diotorisasi oleh Kovenan Liga Bangsa-Bangsa pada 1920 menetapkan Palestina sebagai wilayah di antara Laut Mediterania, Lebanon, Suriah, Irak, Arab Saudi, serta Mesir. Mudahnya, ia meliputi wilayah yang kini dikenal sebagai Kerajaan Yordania, Israel, Tepi Barat, dan Jalur Gaza. [1]). Resolusi ini membagi wilayah Palestina menjadi dua negara, sebagian diperuntukan untuk negara Yahudi dan sebagian lainnya untuk negara Arab. Sedangkan Yerussalem berstatus Corpus Separatum, yang tidak berada dalam kekuasaan negara Yahudi maupun Arab.

Ketika kemudian 14 Mei 1948, orang-orang Ziones Israel mendeklarasikan berdirinya negara Yahudi itu, Israel, AS menyatakan pengakuannya terhadap Israel. Negara-negara Arab menolak deklarasi tsb dan esoknya membentuk pasukan sekutu Arab, yang terdiri dari Suriah, Mesir, Jordan, Lebanon, Irak. Pecahlah perang pertama Arab-Israel. Perang ini justru memperluas wilayah Israel, termasuk wilayah Yerussalem Barat. Mesir menguasai Jalur Gaza, Jordan menguasai Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Ribuan warga Palestina jadi pengungsi. Mereka menjadi pengungsi di tanah mereka sendiri. Sungguh sangat ironis !!

1949 PBB menerima Israel sebagai anggota dengan syarat Israel harus menerima Resolusi 181,(yang berarti Israel mengakui pendirian negara Palestina) dan Resolusi 194 (Isi: Israel harus mengizinkan para pengungsi Palestina kembali ke tanah air mereka). Resolusi ini tak pernah dipatuhi tapi mereka bisa menjadi anggota PBB hingga kini. *Sungguh Aneh !*

Ketika terjadi lagi Perang Arab selama 6 hari, Arab kalah dan ditutup dengan perjanjian Camp David. Mesir mengakui eksistensi Israel sebagai sebuah negara. Perjanjian yang sangat merugikan bangsa Arab.

Tanggal 31 Januari 1980 Parlemen Israel menetapkan Yerussalem sebagai ibukota negara Israel. Padahal PBB sudah menetapkannya sebagai Corpus Separatum. [2]

Rakyat Palestina terdesak, mereka adalah tuan rumah yang terusir dari rumah mereka sendiri. Teraniaya dan menderita. Hingga kemudian mereka bangkit dan melakukan perlawanan. 9 Desember 1987 dimulai-lah intifadhah I. Perjuangan mereka terus berlangsung hingga saat ini.

Palestina kembali memerah di tahun baru Hijriyah kali ini. 27 Desember 2008 serangan udara Israel mengoyak langit Palestina. Sekitar 30 titik dibombardir oleh Israel menyebabkan 300-an orang tewas seketika dan ratusan lainnya luka-luka dalam satu malam. Dunia tersentak !!


Sekarang sampai tulisan ini rilis, serangan Israel masih berlangsung. Korban masih berjatuhan 430 tewas dan 2000 lebih telah terluka. Masjid, Universitas bahkan rumah sakit (yang hanya ada 3 buah di jalur Gaza). Korban tewas kebanyakan adalah anak kecil, dan orang tua renta. Sementara dipihak Israel hanya 6 korban tewas. Palestina melawan dengan roket-roket mereka yang tidak begitu canggih. Sedangkan Israel sudah mulai memasuki Gaza melalui darat dengan puluhan tank-tank dan prajurit mereka. PM Israel Ehud Olmer bahkan sudah menyadangkan 6000 pasukan untuk pertempuran darat ini.


Negara-negara Islam terluka, bahkan penduduk dunia bergolak. Masyarakat dunia serentak berdemo mengutuk serangan Israel mendesak Israel untuk menghentikan serangan. Berbagai demo terjadi dimana-mana, bahkan di Indonesia. Namun, Israel tak bergeming. Mereka kokoh tak bergeser sedikipun. PBB bahkan tidak bisa mengeluarkan Resolusi. Resolusi mereka ’mentah’ oleh Amerika Serikat.

Erghhhh….!

Palestina masih berdarah…

Sumber :

1. suarapalestina.org

2.Tabel Sejarah Palestina

3. Tragedi Palestina

*Gambar peta, korban luka dan tank diambil dari : http://www.bbc.co.uk/

38 pemikiran pada “Potret Palestina dari Sejarah

  1. wajar kalo israel bisa masuk pbb tanpa mematuhi syarat2nya, secara AS ada di balik punggung yahudi dan sebaliknya.

    *semoga Allah segera menurunkan pertolongan kepada hambaNYA yang bertaqwa

  2. ah ngga berani komentar macem2 Put.
    Saya cuma, heran kenapa ngga pernah ada damai di sana. Tom & Jery saja yang ditakdirkan bermusuhan kadang masih bisa damai koq..😆

  3. SAVE PALESTINE

    Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) akan kirim tim medis ke Palestina.. Bantu Palestina min.Rp10rb ke rekening
    BCA: 6860153678
    BSM: 0090121773
    Muamalat: 3010052115
    Atau ketik MERC PEDULI ke 7505 untuk Rp5rb/SMS. Mohon disebarkan.

  4. @silmikaffa: nulis dengan tinta emas lebih mahal dari tinta darah, tapi tinta darah lebih berharga dari tinta emas.
    —-
    Memang susah kalo saudara saling berebut tanah warisan. Bila ada yang musnah, perang ini akan usai.
    Mengalah atau akur bukan lah prinsip mereka.
    Kerasnya hati bila berkeinginan, itulah landasannya.
    Dasar perang.

  5. sayang pemimpin indonesia tak bisa berbuat apa-apa untuk membantu palestina. hanya mengirimkan bantuan pangan dan obat2an tapi tak bisa masuk ke palestina. sebaiknya memang indonesia mempelopori pembentukan pasukan gabungan negara2 islam (seperti indonesia-iran-suriah-pakistan-arab saudi-mesir-dll) untuk dikirim ke palestina dan memerangi pasukan israel. selanjutnya negara2 islam pengekspor minyak sebaiknya tidak mengekspor minyaknya ke semua negara pendukung israel. dengan begitu israel dan negara2 pendukungnya akan ketakutan. selanjutnya negara2 islam juga harus memperjuangkan keanggotaan salah satu negara islam di PBB untuk mempunyai hak veto. dengan demikian keadilan di PBB akan segera terwujud. insyaallah

  6. Mari kita doakan :

    Allahumman syur ihwanina fi Palestine wa fii kulli makan yaa Rabbal ‘alamin.

    Allahumma farriq jam’ahum wa syattit syamlahum wa zilzal aqdamahum wa bil khusus min Yahuud wa syarikatihim innaka ‘ala kulli syaiin qodir.

    Allahumma a’izzal islam wal muslim wa adzillas syirka wal musyrikin wa dammir a’da aka a’da addin wa iradaka suui ‘alaihim yaa robbal ‘alamin.

    dan berikan bantuan finansial berapapun bisa………
    moga tim medis indonesia bisa masuk GAZA hari ini……..

  7. akan tiba saatnya nanti dimana dosa-dosa Israel akan dibalaskan oleh Allah Swt, dgn ummatnya yang kuat, dan ikhlas, serta senantiasa menjalankan ajaran Islam secara keseluruhan.
    Semoga saudara-saudara muslim yg melakukan aksi simpatik dengan menyuarakan isi hatinya yg menolak keras serangan brutal Israel terhadap muslim Palestina, menjadi amal shaleh dan sebagai saksi (ucapannya) pembelaan mereka terhadap saudaranya seiman, dihadapan Allah.
    Tentu Allah memandang berbeda terhadap muslim yg menyuarakan pembelaan atas saudaranya, ketimbang muslim yg hanya cuek dan diam, apalagi yg malah membela musuhnya.

  8. Dengan namaMu Ya Allah,
    kami meminta kepada Mu pada waktu pagi dan petang,
    bagiMu segala pujian pada waktu pagi dan petang.
    Berilah kepada kami dari sisiMu petunjuk,
    tunjukkan kami jalan kebaikan.
    Sesungguhnya ketaqwaan kpd Allah cahaya dan jalan kejayaan.
    Allahumma aghits gaza… amiin….

  9. Saya sendiri seorang muslim dan mengutuk keras setiap pembantaian serta pemusnahan etnis atas dasar apapun (agama, rasial, dsb).
    Kalau membaca tentang pembantaian umat yahudi pada perang dunia II oleh Nazi, hati kecil saya menyumpahi Hitler. Walaupun pembantaian yahudi ini katanya juga sebuah “konspirasi yahudi tingkat tinggi” tapi tetap saja korbannya adalah para yahudi tingkat rendah yang miskin dan tak berdaya.

    Sekarang pembantaian terjadi di palestina justru oleh bangsa yahudi yang notabene korban pembantaian kurang dari seabad yang lalu.
    Apa orang2 israel itu tidak ingat sejarah mereka? Apa mereka yang pernah tertindas tidak punya pikiran bagaimana rasanya di tindas?

    Yah, memang kaum yahudi “kelas atas” di israel mungkin tidak merasakannya karena bisa berlindung dibalik tembok uang dan kekuasaan, tidak seperti yahudi “kelas bawah” yang ketakutan akan pembalasan bangsa arab setelah perang.
    Begitu juga bangsa arab ditanah palestina yang ketakutan karena perang, berbanding terbalik dengan bangsa arab tetangganya yang bergelimang kemewahan atas berkah minyak bumi.

    Apakah ini perang agama? atau perang antar ras? atau perang antar bangsa? atau perang terhadap penjajahan? Sejarah pertikaian antara arab palestina-yahudi israel sudah terlalu panjang (beratus tahun) sehingga sulit mendefinisikan sebabnya, terlalu kompleks. Kebencian antar mereka sudah melewati batas agama, ras, bangsa atau apapun. Saya sendiri ragu akan adanya perdamaian. Kalaupun terjadi damai disana bagaikan api dalam sekam.

    Sori, jadinya ngelantur gak keruan deh….. peace:mrgreen:

  10. bismillah Allahu Akbar….

    tiada kata lain tuk katakan bangsa Israel, biadab, laknatulloh ‘alaihim…..

    Allahumma ‘alaika bi Isrooiliyyuun….
    walhamdulillah

  11. GAZA

    Sementara negara-negara besar, Kekaisaran China, India, Persia,
    Dinasti Abbasiyah Baghdad, Kekaisaran Russia, semuanya
    bertekuk lutut disapu kavaleri Mongolia yang dikomandani
    keturunan Jenghiz Khan, hanya 3 bangsa yang sanggup mengalahkannya.

    1. Tipu muslihat Jawa, dibawah pimpinan Wijaya yang kemudian
    mendirikan Majapahit,

    2. Jepang dibantu badai Kamikaze (diadopsi menjadi sebutan pasukan
    khusus berani mati Angkatan Udara Kekaisaran Jepang pada masa
    Perang Pasifik),

    3. Dinasti Fatimiah Mesir dalam perang terbuka di GAZA.

    Fakta dari paruh terkhir Abad XIII (sumber : wikipedia.org)

  12. Assalamua’alaikum Wr. Wb.

    Himbawan….!!!!!!
    Kepada seluruh teman2 milis. mari berdo’a semoga Allah SWT Melaknat untuk yang ketiga kalinya bagi kaum yahudi yang tiada henti2-nya menlakukan kerusakan dimuka bumi.

    mari berdo’a dengan keyakinan bahwa Allah SWT akan mengabulkan do’a kita semua.

    Amin.

  13. itu dia Put yg suka nongol di pikiran gue. Bukannya dulu Palestina itu wilayah yg aman dan damai sebelum adanya negara Israel yg berdiri di sana. Kenapa umat Islam, Kristen, Yahudi ga bisa hidup berdampingan dlm sebuah negara Palestina tanpa adanya Israel. Mgkin kunci kata damai adalah menghilangkan negara Israel dr wilayah itu🙂

  14. Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!

  15. Itulah akibat dari perang berkepanjangan terhadap Palestina. Mereka yang pernah memerangi Palestina secara adil? Adil yang bagaimana? Perang gak ada yang adil? Keadilan Tuhan tidak bisa ditegakkan dalam perang. Mereka yang berperang untuk palestina mau dari golongan mana kek, agama mana kek? Semuanya Tai. Kita realistis aja dari semua akibat perang, itulah yang menyebabkan Palestina sekarang ini. Siapapun yang mengobarkan perang di Palestina adalah monyet2 yang mengatasnamakan agama ataupun kelompok. So jangan ada lagi perang di Palestina.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s