Smiling Roads

kampanye_blog2

Minus 20 hari menjelang hari penentuan buat negeri tercinta. Dan hari ini, berhari-hari sebelum hari ini bahkan banyak lagi hari ke depan diramaikan nuansa-nuansa politik. Hampir di setiap sudut jalan, ada senyum-senyum mengembang, janji-janji yang tertulis, wajah-wajah sumringah atau wajah-wajah penuh simpatik menyemarakkan hari-hari pengendara motor, bus, mobil atau sekedar penumpang bus spt diriku.

Tak mengherankan jika nyaris di setiap bundaran akan kita temukan baligho ukuran raksasa atawa bahkan billboard segede gambreng tertampang wajah-wajah ayu memulas senyum bernuansa persuasif. Tiang listrik pun jadi media periklanan. Dimana-mana bendera partai, wajah-wajah dengan nomor-nomor di sebelah kanan atasnya.

Aneh, kah ?

Tidak sama sekali….Ini pesta besar, bung ! Lumrah jika kesemarakannya meramaikan jalanan. Dua belas tahun yang lalu, jalanan hanya akan dicelupi 3 warna; merah, kuning, hijau, persis traffic light  . Tapi sejak 1999, jalanan ramai dengan warna-warna, mulai dari putih sampai biru. Bendera berkibar-kibar dengan warna dan gambar simbolik. Tiap partai berlomba-lomba menyampaikan visi dan misinya. Tak begitu ramai dengan wajah-wajah awam.

Sekarang ?

Setiap caleg bermunculan dan meramaikan jalanan dengan wajah mereka yang tersenyum terkadang bahkan disertai wajah pemimpin atau capres pilihan partai mereka. Mulai dari jalanan umum sampai jalan kampong. Agak terkejut juga saat mendapati poster seorang caleg berdiri di sebuah perumahan, seorang diri. Baligho itu bahkan sudah ‘pincang’ dihantam angin.

Sejak KPU mengumumkan bahwa kursi-kursi di DPR akan diduduki oleh caleg yang memperoleh suara terbanyak, poster-poster tersebut semakin bertebaran. Memperkenalkan calon-calon wakil rakyat yang akan dipilih. Semua ini dilakukan agar masyarakat tidak memilih kucing dalam karung. Sebuah kebijakan yang bijak, kurasa.

Tentu saja, harapan tentang pemimpin yang bijak dalam menentukan kebijakan masih ada dan diharapkan menjadi wakil-wakil rakyat yang amanah. Bukannya tersenyum di jalan raya dan berikutnya tersenyum melihat penderitaan rakyat. Oleh karena itu, setiap kita berhak untuk memilih pemimpin yang baik dan amanah…

So jangan lupa ke TPS tanggal 9 April mendatang…

OCreee!!!

25 pemikiran pada “Smiling Roads

  1. SIAPPP!!

    Sharing yah..
    Pas saya jalan ke Thailand by bus dari KL ke Bangkok, di tiap perempatan jalan pasti ada foto seseorang, gatau poto siapa, tapi keknya poto Raja deh. Ga cuman poto tapi dikasih figura besar nan mahal keknya. Gw sempet heran waktu itu. Ini raja narsis amat…😀 Ah dasar orang Thailand.

    Beberapa bulan kemudian, di negeri saya sendiri, nampak pemandangan yang lebih parah kenarsisannya. Hehehe…8x ngapain juga nampilin foto diri gede2, toh di surat suara gabakalan ada fotonya.

  2. Smiling Road …
    ah penamaan yang smart ini …

    Dan aku pun juga (kadang) ikut tersenyum …
    sebab balihoo … poster … dan atribut mereka itu kadang tidak didesign … dan juga tidak diinstall sesuai dengan kaidah-kaidah visibility dalam ilmu marketing communication …

    Mosok ada balihoo … tapi tulisannya kecil-kecil … teksnya banyak … puanjanaaaannnggg bener … kayak nulis CV … mana kebaca my fren …

    Tapi sutralah … namanya juga sedang pesta …

    Salam saya

  3. @Ikkyu_san
    Sip, mbak…
    Wah,,spesal sekali WNI yang ada di LN, ini, ya…he.he..
    @sunarnosahlan
    Sip..!!
    Di ROger, pak..!!
    @mangkum
    he..he..iya, mang…Putri juga heran..kirain bakal ada foto di Surat suara..eh rupanya cuma nama doang😀
    @goncecs
    SIAPPPPPPPPP!!
    @ubadbmarko
    Tapi, khan bukan bintang iklan sabun yang bakal menentukan nasib bangsa ini, pak..
    @achoey
    Mari-mari…
    @nra
    Amin…
    Nra..coblosnya ke TPS ato KPPS nya yang datang ke rumah Kayak mbak EM ?
    @nh18
    *serius…mendengar kuliahnya pak Nh*
    @ari
    AMin
    Loh..pad agak tahu kalo Pencontrengan tanggal 9 April, ya ?
    @Menik
    Hayo, bun..yang semangat, ya…:D
    @Rindu
    he.he..mbak RIndu…
    ntar para caleg malah mundur duluan kalo mbak Rindu ikutan.😀
    @silmikaffa
    waalaikumsalam, mas silmi
    insyaallah enggak lupa…Apa kabar, mas ?
    Amin ya Allah …*terima kasih atas doanya*

  4. @Nin
    Wah, mbak Nin..Put mah masih ‘hijau’ belum pantes ikut dipajang…he..he..
    @*hari
    Aih..mas hari pecinta lingkungan, ya..
    Sepertinya jika para calegnya terpilih, mereka kudu berterima kasih juga thd peranan si pohon😀
    @dobleh yang malang
    Terima kasih, pak dobleh…
    salam hangat selalu
    @ageleng
    Kalo gitu mulai tentukan pilihan, mas…
    salam kenal

  5. yg paling lucu ada foto caleg salaman ama obama (diseting dari potoshop) eh..lucu banget..ngga nyambung..dia liat kemana obama liat kemana…..haha…………mo liat ada di jl. paus…

  6. iyah neh sepanjan9 jalan disu9uhi poto2 naRsis para cale9..
    ada yan9 bikin snyum diriq ada yan9 daku abikan,ada yan9 membuatQ harus men9ernyitkan dahi..
    ada adda ajah…🙂

    jiaaa..diin9etin la9i 9 aprilna..
    iya dech nanti dt9,klu nda lupa yaa hehehe

  7. @Alex
    Sip, pak..Di roger😀
    @Alex
    belum ada ketemu baliho yang itu…nanti kalo lewat sana di’lirik-lirik’😀
    @wi3nd
    Kudu inget, dong, mbak…
    Kalo perlu dimasukkin dalam agendanya, ya…INget..9 April !!😆
    @UchiE
    aih…dari mana aje, neng ?
    Sibuk bener tampaknya…
    Dirimu tahu khan harus contreng yang mana ? Ato perlu aku temenin ke bilik suaranya ? he..he..

  8. gue kyknya uda mutusin utk ga milih Put. Abis ga ada yg gue percaya hehe

    wah..mas…yakin, nih…?
    Kasihan dong pengorbanan para pohon2 yang merelakan dirinya dijadiin kertas suara yang super gede itu…
    Berubah pikiran, dong…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s