Delivery Service


sumber pic:http://istockphoto.com
Hari-hari belakangan, pria-pria berseragam batik dengan motor box sering mampir ke kawasan eF. Pria-pria itu datang menenteng plastik hitam yang isinya menyangkut hajat hidup para mahasiswa yang nge-lab di kampus. Mahasiswa-mahasiswa yang malas keluar dari peraduan mereka karena harus 24 jam mengawasi ’masa depan’ mereka. Yupe…para pria pembawa ’hidup’ mahasiswa lab itu adalah para abang-abang delivery dari berbagai Rumah Makan yang bertebaran di sepanjang HR. Soebrantas. Betapa berartinya pekerjaan abang-abang delivery ini bagi mahasiswa-mahasiswa lab-an….

Istilah delivery ini tampaknya dimulai ketika usaha restoran siap saji menggelora. Pertama sekali melihat ’profil’ ini adalah saat menonton film-film amerika. Pria muda bertopi dengan tas selempang mereka akan berada di depan pintu rumah sambil menyodorkan pizza pesanan. Hm…apa kalo di Amerika delivery servicenya kebanyakan restoran pizza, ya ?

Delivery Service adalah salah satu keistimewaan dari rumah makan/restoran. Pelanggan merasa terbantu dengan system pelayanan ini. Cukup duduk santai di rumah, pencet nomor telepon dan dalam beberapa menit ‘pria-pria’ itu akan datang membawa pesanan. Kocek pun tidak terlalu dalam tergali. Orang-orang yang sibuk dengan aktivitasnya di rumah atau di kantor jadi lebih termudahkan.

Servis sederhana yang justru mempunyai arti penting dalam menarik hati pelanggan. Apalagi sekarang banyak yang lebih mengutamakan kecepatan [biasanya yang di resto cepat saji di luar negeri yang menerapkan hal ini] dan kualitas pesanan, misalnya makanan tetap hangat meski melalui perjalanan yang memakan waktu.
Saya pikir, yang paling penting dalam bisnis restoran atau apapun yang berkaitan langsung dengan pelanggan adalah pelayanan. Semakin baik anda melayani pelanggan semakin senanglah mereka dan anda akan mendapat kepercayaan dari mereka…

13 pemikiran pada “Delivery Service

  1. betul Put, tp yg lebih penting lagi kualitas hidangan yg dianter. Kadang catering suka ngawur masaknya hehe.

    btw, gue jg pernah delivery tukang pijet Put. Males keluar soalnya:mrgreen:

  2. salute to the delivery brothers…

    setiap insan memang sentiasa memerlukan
    satu sama lain untuk terus hidup
    di bumi ini…

    we’re all brothers n sisters…
    in this land of happiness
    in the Eyes of the Almighty…

    keep on deliverin’ sis…

  3. @a3u5z1i
    *memencet no. telp*
    Halo…om delivery man…tolong antarkan makanan untuk Auzi…😆
    @goncecs
    salam…
    hm..sibuk, ya, gonces ?
    @sunarnosahlan
    apa kabar, pak ?
    sudah baikan, kah ?
    @Tigis
    eu..
    mas sigit , selain penggemar film ternyata penggemar delivery man juga..he..he..
    @tukangobatbersahaja
    he..he.,..
    kalo bagian yang itu Put no comment, mbak…😀
    @rawcanvas
    Yes, bang ..
    we should salute them when they arrived infront of our home with big smile and a bunch of food😀

  4. yup betul, pelayanan itu nomer satu, jika produk bagus tapi lelayanan tidak bagus itu juga tidak akan menarin konsumen! dengan pelayanan yang baik maka konsumen akan merasa senang!


    tul banget, pak…

  5. aku kalo ke jkt sering pake jasa seperti itu. Enaknya ngga usah bermacet-macet untuk mencari makan🙂

    Iya, mbak…
    jadi gak perlu repot ninggaling riku dan Kai, ya, mbak🙂

  6. iyah betuullll stujaaa..
    klu playanannya baik dan memuaskan maka biasana plan99an tak kan lari dan tetap setia..🙂

    dan aku adalah salah sekian oran9 yan9 palin9 serin9 men99unakan DS wat pesen makan sian9 dikantor,tin99al telpon pesen inih_ituh..tun99u,anter,daten9 bayar..nda perlu panas panasan waT kluar hehehh

    waa…
    mbak Wiend..mrs. order delivery….he…he…

  7. Delivery Service.. ‘Pria-pria’ itu sangat membantuku ketika diriku lagi dinas.. Tinggal sebutkan nama kliniknya.. Mereka dijamin gak bakalan nyasar.. Hehehe..
    Siang ini mau pesan lauk apa yaa….? 😀

    What doctor order…he..he..

  8. yap… betul sekali…
    ini merupakan sistem marketing yang di gunakan oleh beberapa pedagang bahkan perusahaan yang besar sekalipun masih banyak yang menggunakannya…’
    ada istilah yang menarik
    “menjemput bola”

    perusahaan tidak hanya menunggu di kantor atau di toko saja pembeli yang mau datang.. tetapi menjemput customer.. sehingga kebanyakan menjadi costomer satisfaction.

    Iya, By…
    Barangkali inilah yang disebut kreatifitas para pengusaha…
    Bagaimana cara mereka mengambil hati para customer baru..ataupun mempertahankan customer lama..🙂

  9. Wah saya termasuk yg paling suka dgn konsep delivery ini. Beberapa tahun belakangan ini persaingan kan tambah ketat, jd rumah-2 makan jg mau gak mau hrs ikut perubahan jaman. Ikutan Delivery Service. Inget banged dah wkt masih di Medan, udahlah jaman dulu tu resto gak gitu banyak, yg bisa delivery jg cuma KFC & Texas (plus McD setelah McD masuk Medan). Yg lain-lain emoh.
    Gt pindah ke Jakarta… gileee… semuanya bisa delivery bo’. Tukang mie deket rumah aja bisa delivery kok. Tinggal telp, pesen 1porsi jg tetep bisa, ongkosnya 1000 perak. Dan krn kasian sama si abang yg antar makanan naik sepeda, cukup jauh pula, biasanya kita lebihin 2000, untuk dia. Jakarta emg lengkap dahh…!!😀


    Iya, mbak…
    Jakarta…sepertinya memang surganya delivery service, ya …😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s