Selimut Pagi

Pertengahan Juli ini, masyarakat Pekanbaru direpotkan dengan dua hal sekaligus, pemadaman listrik dan kabut asap. Tulisan kali ini tentang kabut asap.

Salah satu penyebab asap yang tertangkap 'kamera' :D

Salah satu penyebab asap yang tertangkap 'kamera'😀

Hufh…! Moment yang paling indah saat dirimu membuka pintu dikala fajar baru saja menyingsing adalah saat membuka pintu rumah dan menghirup udara segar pagi hari. Aih…betapa segarnya….!!

Namun, pagi itu…tak ada yang berubah…tidak ada pohon yang tumbang [karena memang tidak ada angin ribut], tidak ada rerontokan daun, tidak ada genangan air [karena malam sebelumnya memang tidak hujan], petugas kebersihan masih menyapu jalanan di depan rumah…It’s very clean, tidak ada yang aneh…hanya saja, saat hirupan pertama ketika pintu rumah terbuka..aku langsung bisa merasakan…bau asap…dan semakin tampak nyata tatkala ada selimut tipis putih melayang di udara…Ini kabut asap!!

Hari pertama…kedua bahkan kupikir sampai hari kelima kabut asap ini masih dalam kondisi normal…setidaknya orang-orang masih bisa saling terlihat dalam radius 500 meter. Beberapa bahkan tak sadar, bahwa udara yang ia hirup saat ini sudah bercampur dengan karbon. Pernah suatu ketika aku bertanya pada seorang juniorku, yang kebetulan satu lab.

“Dek…apa gak terasa bau asap ?”

Ia menggeleng…

“enggak, Kak…”

Entahkan diriku yang terlalu sensitive ataupun dia yang cuek…tapi bau asap ini sungguh membuatku tidak nyaman. Aku yakin, di belahan areal lain…telah terjadi ‘pembantaian’ terhadap pohon ataupun semak belukar….dan ini adalah efek samping dari ‘pembantaian’ itu.

Dan yang ‘hebat’ adalah…beberapa waktu kemudian…serangan asap makin gencar…Begitu melangkahkan kaki ke luar rumah…jarak pandang hanya 300 m. Huifh..dahsyat!! hari itu juga juniorku ber-masker-an, padahal dia yang ‘paling’ tidak merasa kejanggalan dengan udara..😀. Besoknya giliran dirikku yang ‘bersapu tangan’ ..he..he…dan jarang pandang hanya 50 meter..What !!

Asap memang membuat kita serba salah….namun aerosol padat ini memang ‘tidak begitu sehat’ untuk terhirup. Apalagi karena didalamnya ada karbon…Apatah lagi karbon monoksida…jenis karbon ini biasanya nyemplung di asap2 knalpot ataupun asap pabrik…Darah yang biasanya ‘tertarik’ dengan oksigen justru akan memilih saudaranya karbon dioksida ini (baca: karbon monoksida) dan itu artinya ‘sama sekali tidak sehat’ !!

Percaya atau tidak, asap adalah jenis campuran. Campuran, yang berarti gabungan dua zat. Campuran terbagi tiga, yang bersifat heterogen [disebut juga sebagai suspensi], bersifat homogen [disebut juga larutan] dan koloid. Asap termasuk dalam sistem koloid, yakni aerosol padat [keren, ya, namanya..he.he..]. Sistem koloid terdiri dari fase terdispersi, yakni zat yang merata, dan medium pendispersi. Asap sendiri mempunyai fase terdispersi berupa padat dan medium pendispersi dalam fase gas. Meski terlihat sederhana…ternyata asap [tentu saja sebagai golongan koloid] mempunyai sifat-sifat yang menarik. Sebut saja. Efek tyndal, gerak brown [gerak zig zag para koloid :D], adsorpsi, koagulasi, dialysis, bahkan elektroforesis.

Jahhhhhh..jadi belajar kimia, yak ? he..he..

Anggap saja ngemil makanan ringan…😀

Mau tidak mau…melihat kondisi asap di Pekanbaru memang sedikit banyak mengingatkanku pada mata kuliah yang satu itu…Kimia koloid…:D..Mudah-mudahan, setelah berhasil mengingat sedikit kuliah ini, masalah asap di Pekanbaru dan sekitarnya pun segera bisa diatasi…Amin …

29 pemikiran pada “Selimut Pagi

  1. Pengen ke Pekanbaru.. menolong sang putri, spy bisa hidup bahagia selamanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa… wkkwkw

    Tapi kelo ogut kesana, sayang juga yah. Muka ganteng ogut dari jarak 500 meter lebih dah ga keliatan huhuhu…

    Sabar ya ! (sabar dengerin si Gempurr kqkqk)

  2. iya put, kata aya di pekanbaru lagi banyak kebakaran hutan ya😦 hati2 ya klo berkendara dijalan hehehe, dan semoga cepet selesai permasalahan kebakaran ini🙂

  3. @Odol Gigi
    begitulah, mas…
    Kebakaran hutan bagai penyakit menahun yang ‘kudu’ dicari penyelesaiannya secepat kilat..😀
    btw..
    belum cukup perempuankah alamat url sy sampai dipanggil ‘mas’ ??😀
    @kiraitomy
    he-eh😦
    @javanese
    Iya, bu…
    terima kasih…
    Ini makanya kemarin2 pake ‘sapu tangan’😀
    @didien
    oh sudah ada IBSN award lagi, ya ?
    @goncecs
    monggo
    @nra
    sepertinya masih belum nemu juga, nra…😦
    @Ikkyu_san
    he..he..
    Putri juga gak mau ‘selimut asap’, mbak…😀
    @Gempurr
    he…he..
    mas gempur terkena syndrom “lebay”😀
    Bukannya mas Gempur mo bergabung sm pasukan berbaju merah (baca:pemadam kebakaran) buat matiin api yang di pelosok2 sana, ya ?😀
    @diazhandsome
    haaaaaaaaaaa?
    pengin….udara segar tanpa asa *mupengmodeON*
    @mang kumlod
    pernah, mang…
    tapi, yah…begitulah *angkatbahu*

  4. keren 9ambarnyaa..🙂
    ba9uss ban9ed brasa dimana 9ituuhh…

    riau serin9 ban9ed ya kejadian kaya 9ini🙄
    bukan kali ini ajah soalnya,uda serin9,apakah siklus tahunan?
    pemadaman listrik,kebakaran hutan,asap.. serin9 kali aku menden9arnyaa..

    wii..kimia a9ain😀
    itu seeh cemilannya putri… heheh
    pisss putri😉

  5. tapi alhamdulillah kak…sekarang da mulai ni musim penghujannya, jadi kabutnya ngak banyak kali..
    yang banyak….
    pengunjung blog kakak…hehehe….

    ditunggu ya kak kunjungan baliknya…di komen semua artieklnya kak…gar blog hari juga ngetop seperti blog kakak…
    askum kak….hari blogwalking dulu ya…tengah malam gini…hari mau dugem dulu…

    ‘duduk gemetar’ di kursi karena mau blogwalking…

  6. @wi3nd Says:
    he..he..
    ya begitulah, mbak…*balas komennya udah rada basi, ya😀. Maklum..baru balik ‘nyadar’ he..he..*
    @Tigis
    he..he..
    No comment lah, mas…
    Susah mo ngejelasinnya..😀
    @escampur88
    Kabutnya enggak, ri
    Tapi sampai sekarang masih mati lampu😀

    @tukangobatbersahaja
    Jambi-Pekanbaru..masalahnya hampir sama, ya, mbak…
    @Nisa
    Jangan pingsan, Nis….
    Jangan, ya..
    @faza
    kabut karena kebakaran
    @kawanlama95
    *muter-muterbolamata*
    Gak Ngertiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii, kak…
    @A9YnD1LV3R
    hua..hua…
    begitu, ya..
    @UchiE
    what can I say, chi…
    Itu khan masalah kota kita tercinta…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s