Safety Words

sumber pic : http://www.istockphoto.com

Ada yang menarik tatkala aku ‘berkunjung’ ke salah satu Company…Sebuah spanduk membentang di salah satu pagar pembatas…Biasanya di sana akan tertulis pesan-pesan keselamatan, seperti yang biasa kutemui saat beberapa kali datang ke Company itu. Kali ini pun demikian…tapi entahkan kenapa..pesan keselamatan kali ini rasanya begitu dalam…

“Papa, …Pulanglah dengan Selamat. Temani aku (bermain)”

dengan wajah seorang balita perempuan yang lucu di sebelah kirinya.

Dahsyat !!! Itu adalah kesan pertama yang aku dapat. Kata-kata ini begitu sederhana..dan terkesan biasa. Tapi, bagi seseorang yang berada di plant[baca:pabrik] bisa berarti banyak.

Pabrik memang punya SOP tersendiri, agak berbeda dengan kantor kebanyakan. Ada alat-alat berat yang menuntut konsekuensi lebih. Konsekuensi lebih berarti ada hal-hal yang harus diperhatikan demi keselamatan pribadi dan orang banyak *Deuh..sangar amat bahasa-nya, yak ? :D* Karena sedikit saja kesalahan dapat mempertaruhkan nyawa, tidak saja seseorang tapi bisa keseluruhan isi pabrik juga orang-orang di sekitar pabrik.

Kasus yang menyedot perhatian adalah kejadian di Bhopal, 24 tahun yang lalu,  3 Desember 1984.  Sebuah pabrik Pestisida Union Carbide di Bhopal, di negara bagian Madhya Pradesh di India mencatatkan tragedi industri mengerikan bagi khayalak ramai karena terlepasnya 40 metrik ton MIC. Pabrik ini sedianya diperluas untuk menghasilkan karbaril, sedangkan MIC (metil isosianat) adalah senyawa organik sejenis ester dari asam isosianik (C2H3NO), yakni produk antara rantai produksi pestisida karbamat. MIC bersifat toksik (racun),  kerusakan terjadi melalui menghirup, menelan, kontak kulit pada kuantitas serendah 0.4 ppm, kerusakan meliputi batuk-batuk, sakit dada, dyspnea, asma, iritasi mata, hidung, tengkorokan, kerusakan kulit. Eksposur tingkat tinggi, diatas 21 ppm dapat mengakibatkan pulmonery edema, emphysema, hemorrhoges, pneumonia saluran pernapasan, bahkan kematian.

Celakanya, 40 metrik ton MIC ini terlepas akibat masuknya air sejumlah 1000-2000 lb ke dalam tangki penyimpanan MIC. Reaksi ini menyulut reaksi eksotermik trimerization yang menyebabkan naiknya suhu dan tekanan secara cepat dan merubah MIC fasa cair menjadi fasa gas bertekanan tinggi. Uap panas MIC bergerak melalui relief valve dan vent gas scrubber menuju stack. Uap panas inilah yang kemudian menyebar di sekeliling pabrik dan membunuh 38oo orang seketika,  melukai 150 ribu-600 ribu lainnya dimana 15 ribu orang kemudian meninggal. Meski demikian, tidak seorangpun pekerja di dalam pabrik yang meninggal karena kejadian ini.

Beberapa teori tentang penyebab kejadian ini adalah beberapa langkah keselamatan lainnya tidak dijalankan dan standar operasi di pabrik tersebut tidak sesuai dengan standar di pabrik Union Carbide lainnya. Selain itu, ada kemungkinan langkah-langkah keselamatan tersebut dibiarkan sebagai bagian dari “prosedur penghematan” yang dilakukan perusahaan tersebut di pabrik itu [wikipedia.org], water washing theory yakni, reaksi dipicu dari kegiatan pencucian di bagian lain pabrik, yang memungkinkan masuknya air ke dalam sistem melalui valve yang terbuka sehingga air masuk ke tangki MIC, teori lainnya *teori yang ini terdengar kejam hiiiiiii*adalah sabotase dari operator yang merasa tidak puas dengan situasi pabrik.
Tapi,  sungguhKehati-hatian dalam bekerja akan membahagiakan tidak saja diri anda pribadi..tapi juga keluarga anda di rumah….!!

sumber tulisan :

a. http://repository.ui.ac.id

b. http://wikipedia.org

*Back blogging setelah hiatus berminggu-minggu….Welcome back to My self*

20 pemikiran pada “Safety Words

  1. Ni tema persis dengan salah satu kerjaan ogut saat ini, design SOP hahaha..
    Paling greget kalo user ga ngikutin SOP, coz berbagai macam audit siap aja ngundang ogut di tiap rapat…

    Btw, ni dalam rangka pemadam kebakaran ya put hihihi.. semoga lekas padam yah..

  2. welcome back put…

    wah benar katamu slogan itu dalem bener. semoga setiap yang bekerja di sana merasakan hal yang sama setiap mereka membacanya, jangan sampai slogan tinggal slogan saja.

    karena masalah human eror itu besar sekali, maka aku ragu apakah indonesia bisa punya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir ngga ya?

    EM

  3. putriiiiiiiiiiiiiiiii..welkambeek **hu9..

    hemm jadi ini proyekna ??
    hehhe…

    well SOP eman9 san9ad diperlukan,mendasar sekali bahkan…
    akus eeh nda mau jabarin pokokna 9ituh ajah dech wekekeke,,, **la9i males mikir say🙂

    happY shaum yaa🙂

  4. Safety dalam kerja emang penting, bahkan di tempat KP saya kemarin ketika mau ngadain peringatan maulid nabi SAW di ruangan aulanya pake induksi K3 segala (semacam pengumuman tentang kecelakaan yang mungkin terjadi dalam kegiatan itu)

    Iya sih emang mencegah lebih baik daripada mengobati…

  5. Poet… Selamat datang kembali di ranah blog…😀

    Saya dan tim sedang melakukan pengerjaan sebuah power plant di Batam, sekarang masih tahap pengurukan dan tiang pancang. Pada saatnya nanti di site akan bergemul dengan alat berat, peralatan berat, dan tentunya aliran listrik karena power plant sendiri di design untuk menghasilka listrik. Demi keamanan bersama tentu yang namanya SOP adalah hal wajib untuk dipatuhi setiap user di site. Terima kasih sudah mengingatkan ya…

    Btw, tragedi bhopal parah amat ya, masha Alloh… baru tahu saya… :geleng-geleng:

  6. @Gempurr
    SOP emang menentukan kelancaran kegiatan, mas😀

    Sama sekali gak ada hubungannya dengan kebakaran….Jangan sotoY.. , mas😛
    @Ikkyu san
    Thanks, mbak…Senangnya ‘merasa dirindukan’🙂
    Seharusnya pabrik-pabrik berkelas dunia memperhatikan K3 karena biaya mengatasi ‘kecelakaan’ jauh lebih besar daripada memenuhi K3😀
    @wi3nd
    *meluk mbak Wiend*
    Terinspirasi saat mengerjakan ‘proyek’, mbak..he..he…
    He..he…
    Mbak Wiend and mas gempur sepakat soal SOP dalam koridor yang sama, ya…he..he.😀
    @ari
    Thanks, Ri…
    Alhamdulillah…Lancar…
    Bagaimana dengan Shaum-nya Ari ?
    Put jurusan teknik kimia, Ri…[Beda lho dengan jurusan Kimia Science😀 ]
    @alfaroby
    he-eh…
    Itu juga yang terpikir olehku saat membaca slogan itu…
    @portalwongsukses
    Betul sangat !!
    Teknik juga, ya ?
    @jensen99
    Benar2..😀
    Ada beberapa kecelakaan pabrik yang terjadi…setahuku belum melibatkan masyarakat banyak (sebagai korban)…
    Tapi, apakah harus menunggu ada korban dulu baru bertindak ?
    Tentunya enggak, khan ?
    @casrudi
    terima kasih, mas casrudi….

    Ho-ho…Batam ? Pembangkit listrik, ya ? hm…hm….
    SOP-nya kudu ‘dalem’ tuh..he..he..
    He-eh…Tragedi Bhopal emang dahsyat…anehnya tidak ada seorangpun yang ditahan karena kasus itu…*ikut geleng2kepala*
    @kenji
    Iya, mas…Bener sangat…

  7. akhirnya muncul lagi setelah berminggu-mingu hiatus. setiap perusahaan memang ada sopnya. dan seringkali terjadi adalah karena kecerobohan kecerobohan karena sdmnya sedang bermasalah kenapa bermasalah karena ekonominya belom standar internasional .yaitu sejahter dan mencukupi. sulit bila di tuntut harus disiplin tapi kesejahteraan karyawan tak memadai. kan harus proposional dan prefisional. Selamat beraktivitas

  8. “Papa, …Pulanglah dengan Selamat. Temani aku (bermain)” emmmm….bikin merinding ni kata2, klo sebagai papanya mungkin ndak tenang bekerja ni karena inget pesan anaknya. ya kan karena ndak tau kita pulang selamat ato ndak, bagus artikelnya ^_^

    Iklan Gratis

  9. @kawanlaman95
    karena itulah pentingnya sebuah SOP…
    @Iklan Baris
    Begitu hebatnya yang menulis “slogan” itu….
    Lah Putri aja ampe kepikiran …
    @nh18
    Terima kasih, pak nH…
    senang kembali bergabung di sini..🙂

  10. Marilah sama-sama kita saling mengucapkan “Welcome Back”, Put.. Hehe..
    Nice posting..
    Walau banyak yang Ci gak ngerti dari segala hal yang berbau KIMIA-nya, paling tidak masih ngertilah efek yang ditimbulkan dari menghirup racun-racun ituwh..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s