Besides Waiting

Jika menunggu adalah suatu hal yang tidak menyenangkan…apalagi sebutan untuk sebuah tindakan yang disebut dengan ‘penyia-nyiaan waktu’ ?

Kenapa sia-sia ? Ini karena setelah menunggu *meski belum  begitu lama*, salah seorang teman dengan ‘berkelapangan hati’ membatalkan pertemuan kami. Aku melihat wajah kecewa teman yang lain dan diriku sendiri. Ingin kesal tapi kok, ya, rasanya sia-sia….

Maka ditengah ‘penenangan diri’ itu, aku memutuskan untuk tetap berada di tempat itu untuk beberapa saat. Setelah sebelumnya, aku menumpang duduk di salah satu meja di tempat itu. ‘Meja itu’, meja  yang aku tumpangi itu karena secara short term historical adalah milik kedua orang remaja yang sedang berdiskusi dengan berbahasa inggris. Awalnya aku sungkan mengganggu kedua intelektual muda itu berdiskusi tapi berhubung tasku sama sekali tidak bisa diajak kompromi. Dengan kenekatan yang amat sangat, aku interupsi keduanya dan meminta izin untuk duduk di sana.

Kupikir keduanya bukan orang Indonesia. Namun, salah satu dari mereka menggunakan aksen Indonesia yang kental sekali sementara yang satunya beraksen aneh. Rasanya aku sudah gatal mo nyamber dengan ucapan, “Indonesia, ya ?” tapi kok, ya…segen…secara keduanya tampak serius sekali berdiskusi.

Maka, setelah incident ‘pertemuan’ yang gagal, aku duduk beberapa saat di meja itu bersama dua orang pemuda-i yang faseh sekali berbahasa inggris plus seorang pria muda yang sama sekali bukan berwajah Indonesia. Ketiganya kali ini terlibat pembicaraan ringan…setelah melewati pembicaraan berat sebelumnya.

Tanpa sengaja mendengar pembicaraan keduanya…berhubung sebenarnya aku ingin focus sebentar dengan pekerjaanku [tapi malah disorientasi he..he…]. Ternyata, salah satunya memang orang Indonesia, pria muda yang sama sekali tidak berwajah Indonesia itu jelas orang Palestina, nah yang satu lagi yang tidak diketahui identitasnya. Tapi ntu anak faseh betul berbahasa inggris, berbahasa Indonesia meski dengan aksen yang agak janggal dan satu lagi…dia bisa berkomunikasi dengan si pria muda yang satunya. Aku menerka-nerka bahasa mereka tapi karena otakku yang mendua, yang satu focus pada pekerjaanku, seperempatnya pengin cepat pulang dan sisanya [tanpa sengaja] mendengar pembicaraan ketiganya.

Resah dan gelisah adalah output dari diorientasi pikiranku saat itu. Aku mengambil langkah yang amat sangat bijak kali ini. Menyelesaikan pekerjaanku sesegera mungkin dan…ini dia yang kutunggu-tunggu…

“Indonesia, ya ?”

Si gadis..yang wajahnya sangat mengIndonesia…langsung mengangguk, dan

“Iya…saya Indonesia..kalo yang ini mix..” katanya menunjuk temannya yang satu lagi. Aku memandang temannya itu. ‘Mix’ apaan, ya ?

“Mix ?”

“Indonesia-Arab”

“OoOoOo” Aku memanggut-manggut…Terpuaskan sudah rasa penasaranku…kemudian dengan penuh rasa sabar….[karena berikutnya mereka sibuk berdiskusi lagi😀 ], aku pamit dan segera pulang.

Pelajaran paling penting hari ini adalah….

Hindari menjadi kambing congek sambil menguping…karena perbuatan itu sama sekali tidak menyenangkan..bahkan bagi si kambing congek itu sendiri…he..he…

14 pemikiran pada “Besides Waiting

  1. laen kali langsung ajak kenalan aja, put. trus tuker2an nomer telpon, sama email buat fesbuk-an… hihihi,,,😆

    Biasanya juga begitu, mbak…
    Tapi kalo ini ‘planning’ tidak berjalan sukses..he..he..

  2. heheheh🙂 kirain diakhir tulisan ini bakal ada bahasan tentang pembicaraan seru mereka…tapi itu jadi membuktikan kalau benar2 nguping yah😀

    *nyengir-nyengir gak jelas*:mrgreen:

  3. ikut nimbrun9 ajah put,tapi se9en yah?

    ya udah baca buku ajah..🙂

    *buat aku menun99u adalah hal yan9 palin9 membosankan sedunia *

    Segen, mbak…
    Soalnya pembicaraan serius😀

  4. emang bosen sangat iaaa kliatanyaa🙂
    tp mu gmanaaa lagiihhh…mmhh coba lsg to de point aja put🙂


    To de point ke yang mana satu, mas bri ???
    he…he….

  5. hehehe kyknya itu co2xnya ganteng2x ya Put. Sayang gagal dpt nomer hape atau alamat fesbuk:mrgreen:


    he..he…
    Bisa sampai mikir ke sana, ya, mas ??
    Padahal Put lebih minat ke si adik perempuan…😀 *ngelesdotcom*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s