Awan dan Aku

Aku ingat betul masa-masa itu. Masa ketika aku mulai memperhatikan langit biru, pergerakan awan, warna awan sampai hembusan angin. Saat itu aku dipenghujung kelas 2 SMU. Yupe, penghujung kelas dua.

Salah seorang seniorku mengatakan ada banyak fenomena langit. Sebuah bukti kebesaran Robb Pencipta alam semesta. Kala itu, ada penampakan tulisan Allah SWT di langit, tulisan Muhammad SAW dan sebagainya. Dan tanpa sadar aku kemudian mulai melihat langit, mengamati pergerakannya dan (aku tak percaya aku menuliskan kata ini..😀 ) mulai menyukainya.

Langit biru yang membentang luas ditimpuki awan-awan putih yang beraneka bentuk dan selalu bergerak selalu menarik untuk diamati. Aku selalu merasa ada nilai indah dalam pergerakan itu. Lama-kelamaan aku mulai melihat ada perbedaan mendasar dengan awan-awan gelap yang menggantung berat seakan ingin menumpahkan air bah ke daratan bumi. Seakan menjadi indikator cuaca, awan hitam berat itu membuat langkahku bergegas untuk sampai ke rumah lebih cepat.

Saat-saat sendirian dan menghitung waktu (baca:menunggu) di tempat terbuka adalah waktu menarik untuk mengamati pergerakan awan. Menjadi penghibur yang unik….karena terkadang tanpa sadar kita menemukan ‘objek’ foto yang menarik…😀

15 pemikiran pada “Awan dan Aku

  1. Selalu suka dengan langit, saya banyak memoto langit sejak saya kuliah…sampai sekarang juga sih… Memandang langit itu membuat jiwa terasa lapang, tenang, dan seperti memandang wajah Tuhan..🙂

  2. wah sama dong, aku juga suka awan.
    Dan di sini setiap musim langit/awannya beda. Awan di Indonesia hanya bisa dilihat di musim panas di sini.
    Musim2 lainnya, awannya lebih lembut, berupa garis-garis halus.

    EM

  3. Halo….
    berkunjung balik, dan mendapati tulisan tentang awan…
    Sama dong, aku juga suka awan… melihat bentuknya yang unik-unik…

    Dulu waktu kecil sering banget melihat bentuk awan yang aneh-aneh, mirip wajah raksasa, mirip tokoh wayang, mirip biri-biri dan bahkan mirip naga hehe…
    tapi entah setelah besar malah imajinasiku ttg bentuk-bentuk awan mulai hilang… atau memang awan-awannya yang enggan berbentuk unik lagi ya?

    Dulu juga penasaran, bagaimana rasanya menembus awan, kan kelihatan bentuknya kayak kapas raksasa yang lembut dan bisa ditidurin..
    Setelah dewasa, naik pesawat bisa deh merasakan menembus awan, ternyata ya hanya seperti asap🙂. Ternyata beberapa awan malah cenderung mengerikan karena pesawat jadi terguncang.. hii…


    halo, mbak nana… ^_^
    tapi…awan memang unik, khan, mbak ?🙂

  4. Hai Syelvia

    Salam kenal dan terima kasih atas kunjungan ke blog saya.

    Wah… indahnya saat melihat awan. Saya mempunyai koleksi foto-foto awan yang saya rakam dalam setiap perjalanan saya ke mana-mana. Cuma masih belum dipamerkan di blog sahaja. menunggu waktu yang sesuai dengan giliran postingnya.

    Thanks mbak, awan memang selalu membuat kita berfikir dengan corak, bentuk dan keindahannya. lagi cantik kalau kita sendiri berada dalam awan itu.😀

    Salam mesra dari saya di Sarikei, Sarawak.

  5. hampir sama dengan komentar bunda…
    saya dulu juga beranggapan bahwa awan itu bisa dinaiki, ini diperparah dengan munculnya cerita dragon ball yang di dalamnya ada kendaraan dari awan yang bernama awan kinton (tulisannya bener gak nih?) bahkan saya beranggapan bahwa ada negeri di atas awan juga…

  6. ehm, Denuzz jarang banget merhatiin langit…
    mungkin harus lebih sering nih… hehe
    waktu kecil aja Denuzz sukaaa banget liat awan, malah pernah Denuzz dahulu waktu SD melihat di atas awan ada istana gitu. Terus Denuzz kasih tau sama ayah ibu ttg apa yang Denuzz lihat. Mereka bilang pasti Denuzz lagi mimpi atau apalah, tapi sampai sekarang Denuzz yakin bahwa apa yang Denuzz lihat adalah nyata, bukan mimpi atau halusinasi… **

    Salam BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

  7. Langit dan awan….
    Saya suka mem-fotonya.😳
    Bahkan ada bidang fotografi khusus untuk itu, namanya “cloudscape photography”.


    beneran ???
    Boleh ikutan gabung ?
    ah…tapi saia jauh banget, nih…..
    Saya punya banyak foto2 awan… *promosidetected😀

  8. (aku tak percaya aku menuliskan kata ini..😀 ) mulai menyukainya.

    Awan-nya apa seniornya? *kabur*


    walah.walah…ternyata ada yang ambigu dikalimat itu, ya..he..he..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s