Isi Jeda dengan India Movies

Tunggu-tunggu…..

Ini bukan kisah Briptu Norman yang sekarang lagi booming dibicarakan seantero Indonesia…yang aksinya berjejer-jejer di stasiun TV nasional… Bukan….!

Agak mirip sedikit, sih… lha wong namanya juga ada India-Indianya.. he..he…

Ceritanya bermula dari dulu ketika saia secara tidak sengaja nonton Taare Zameen Par di TV. Karena dimulai dari yang namanya ‘kebetulan‘… jadi maksudnya saia hanya menonton dari pertengahan film. Pertengahan film ini langsung membawa saia ke inti persoalan cerita sekaligus solusinya.

Ini kisah yang unik, karena harus saia akui tidak semua film India mengangkat genre yang berbeda dari yang sebelumnya. Tema dasarnya adalah pendidikan….dengan keywords disleksia, dan Aamir Khan. 

source from here

Anak laki-laki yang gemar menggoreskan kuasnya itu selalu mendapat nilai rendah untuk membaca dan juga berhitung. Ketidaktahuan orang tua tentang ketidakmampuan si anak sehingga lebih sering menyalahkan dan men-cap anak bodoh. Padahal, si anaknya justru dalam posisi sangat membutuhkan bantuan khusus karena mempunyai kesulitan berkaitan dengan huruf dan angka. Bahkan hal ini diperparah dengan tekanan dari pihak sekolah karena sang guru juga tidak mengetahui tentang ‘disleksia‘ ini. Sampai muncullah sosok Nikumbh yang ternyata dahulunya juga adalah penderita disleksia. Ia-lah yang kemudian memberikan pemahaman kepada orang tua Ishaan (bocah yang mengalami kesulitan membaca ini) serta memberikan nuansa berbeda dalam sekolah… *spoiler ?? ini film lama, sih… mudah2an malah memberikan motivasi untuk melihat film ini dari sisi yang berbeda.. ^_^

Terus terang, saia bukanlah penggemar Aamir Khan, AmitaBachan juga Shahrukh Khan (walaupun salah satu filmnya pernah saia singgung di sini). Meski, sering kali film-film mereka bertaburan di layar televisi dan saia mau tidak mau (dan terkadang juga ikut menikmati aksi-aksi mereka he.. he..) meletakkan fokus saia pada monitor bergambar tersebut *cari alesan...:mrgreen:

Jika saia boleh menyimpulkan…dengan berbagai referensi film India yang pernah saia tonton… Shahrukh Khan dan AmitaBachan lebih sering berakting pada film-film yang mengangkat tema keluarga sebagai basis cerita. Nah, sedangkan untuk Aamir Khan akhir-akhir ini lebih concern pada dunia pendidikan. Padahal sebelumnya, om Aamir Khan ini ber-akting di film-film tipikal India banget, full cinta, musik, tarian plus aksi tendang-menendang..he.. he..Setelah kemudian sekian lama saia nyaris tidak pernah melihat aksi Aamir Khan ini karena layar kaca terlampau sering menayangkan sinetron dan juga drama-drama Korea-Jepang tiba-tiba si om ini muncul dalam Taare Zameen Par. Film yang (saia pikir) sangat bukan AamirKhan…*soktahubangetyahsaia..he..he..*. 

**saia juga seneng dengan soundtrack-nya… he..he..


Berikutnya, malah muncul 3Idiot, lagi-lagi dengan tema utama yang sama…pendidikan ato boleh saia kategorikan tentang “kritisi dunia pendidikan kampus”.  Anak-anak teknik elektro dengan sistem ngOSPEKnya yang aneh, persahabatan antar mahasiswa, kerasnya dosen-dosen teknik, dekan yang di awal cerita sangat otoriter dan sangat sok bossy lagi menyebalkan, jargon-jargon tentang ‘harus menempati tempat pertama’, Tapi, yang menarik adalah filosofi Rancho… “Aal Iz Well…, Do what you love, and success will follow “.. >>>“I likes it so much…”

source pic from here

Boleh tidak jika saia mengatakan saat ini Aamir Khan me-metamorfosis idealisme dirinya.. ehm bukan hanya dirinya tapi juga India dan kita semua… ? 

25 pemikiran pada “Isi Jeda dengan India Movies

  1. wlo doyan n onton, tapi kesulitan untuk nonton film india, padahal di blitz sering ada tuh, cuma apa daya, suami selalu menggeleng setiap saya ajak ntn film india.

    mestikah saya berburu dvd nya dan nonton sendiri di rumah? Hehehe film baru ato lama niy? Kayaknya bagus tuh🙂

    • yang 3Idiot termasuk baru, mbak… karena tahun kemarin masuk bioskopnya.. he..he..

      untuk yang Taare Zameen Par emang rada lamaan, sih..

      Beberapa waktu lalu pernah tayang di SCTV, mbak.. dua2 film ini tapi dalam waktu yang berbeda😀

    • Indonesia masih berbenar, mbak
      Pada dasarnya kita punya ide-ide orisinil yang berbeda… cuma kadang ketika di eksekusi malah jadinya berbeda… ato malah kalah dengan permintaan konsumen/produser😀

  2. Belum pernah nonton film ini, terakhir nonton film India Kabhi Kushi Kabhi Gham, dimana saat itu televisi Indonesia sedang latah dan lebay dengan film India.


    He.. he.. jadi inget…masa2 itu.. hampir tiap minggu ada film India.. ^_^
    sekarang film India-nya udah kalah ama sinetron

  3. Assalamu’alaikum. Saya datang bersilaturahmi sekaligus mengucapkan terima kasih atas ucapan dan doa yang diberikan berkaitan dengan ulang tahun saya kemarin di blog Abi. Wassalam.

    waalaikumsalam wrwb
    Ya, sabila… ^_^
    terima kasih sudah berkunjung kembali, ya….
    ^_^

  4. kayanya udah mayan lama deh, dah nonton berbulan2 yg lalu. 3 idiots humor2nya dah pernah tau dari internet semua dan rasanya cukup aneh bisa ngegantiin orang lain kuliah segitu lama dan ga ketauan :p

    • emang agak aneh, tama… tapi yah.. cacat cerita filmnya bisa ketutup kedahsyatan ceritanya..😀

      Tapi masalahnya.. dari awal..si Punsukh Wangdu emang udah jadi Rancho.. selama SD *kl lihat dr penuturan si Rancho asli😀

  5. kayaknya pernah nonton.. tapi lupalupa inget sih..
    nyari DVDnya aahh.. thanks for share dan salam kenal ya😉

    Taare Zameen Par kali, ya ? ^_^
    sama-sama.. and
    salam kenal kembali

  6. Haha 3Idiots adalah satu-satunya film India yang saya tonton karena pengen nonton bukan atas dasar paksaan😀 walau isinya mash-up joke & story2 umum di internet (misal story soal bolpoin astronot dan pensil) tapi flownnya uda enak, ga bikin pengen berhenti di tengah jalan (kecuali untuk bagian lagu dan jogednya sih)

  7. saya udah pernah nonton 3 idiots, baguuuss. moral filmnya dapet, tapi ada beberapa adegan yang (menurut saya) lebay, khas india banget. masa mau ngelahirin, di vakum pake vacuum cleaner, itu kan ga higienis. hahaha nggak masuk akal😀 tp over all bagus sih😀

    film taare zameen udah lama “mengendap” di laptopku, tp belum sempet ditonton, karena pasti film india itu lama, nyampe 3 jam kan? jadi kayanya mau nunggu waktu yg tepat dulu *halah* hahahaha katanya sih emang bagus😀

    he.. he..
    iya.. agak aneh emang… *ada beberapa ke’anehan’ film ini…
    yang membuatnya menarik adalah karena Film ini mencoba keluar dari streotype film2 India *baca:romantisme antar pria&wanita*😀

  8. 3 idiots…salah satu film yg keren setelah My Name is Khan yang saya tonton akhir2 ini…India memang jago buat cerita….hollywood kalah jago sama bollywood untuk urusan cerita deh…

  9. Betul yang pertama ku tonton itu, taree zamen par baru 3 idiot. Kebetulan saya juga punya siswa yang mempunyai syndrom diseleksia dan hyper. Film ini mempunyai nilai yang baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s