Missed Moment

Ini adalah sindrom aneh. Ide-ide yang berlompatan dalam pikiran, meminta untuk diuraikan lebih lugas dalam tulisan terkadang muncul dalam waktu yang tidak ‘nyaman’ untuk menulis. Lalu saat ‘waktu nyaman’ sudah didepan mata, jemari yang sudah siap untuk mengetikan frasa seakan membeku. Tidak ada yang mengalir. Lonjakan ide yang memendam memilih untuk berselimut dalam pikiran.

Kehilangan momen.

Ide yang mengendap  bersembunyi di labirin antah berantah dalam neuron-neuron.

Selamat datang (kembali) di blogger world, Putri.. ! ^_^

4 pemikiran pada “Missed Moment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s